Mitsubishi Mirage G4 kembali mendapat penyegaran desain yang membuat sedan kompak ini terlihat jauh lebih modern di pasar Asia. Perubahan paling mencolok ada di bagian depan, lewat gril baru bergaya Dynamic Shield yang kini menjadi ciri visual utama model-model terbaru Mitsubishi.
Pembaruan ini menjadi sorotan karena Mirage G4 sudah lama tidak dijual di Indonesia, tetapi masih bertahan di sejumlah negara Asia. Mitsubishi memilih jalur facelift, bukan pergantian generasi, agar model entry-level ini tetap relevan tanpa mengubah paket dasarnya secara besar-besaran.
Wajah Depan Jadi Titik Perubahan Utama
Area depan mendapat revisi paling besar melalui gril bermotif honeycomb dengan aksen heksagonal. Sentuhan tersebut membuat karakter Mirage G4 terasa lebih tegas dan sporty dibanding sebelumnya.
Desain baru itu juga memperkuat kesan modern karena menyatu dengan bahasa Dynamic Shield yang identik dengan lini Mitsubishi terkini. Hasilnya, sedan kompak ini tampil lebih berkelas tanpa meninggalkan bentuk dasarnya sebagai mobil harian.
Ubahan Eksterior Tetap Terukur
Meski bagian depan berubah cukup jelas, Mitsubishi tidak mengutak-atik semua elemen luar mobil. Lampu utama LED, lampu kabut, lampu belakang LED, dan pelek two-tone 15 inci masih dipertahankan.
Kombinasi itu menjaga nuansa premium yang selama ini menjadi salah satu daya tarik Mirage G4 di kelasnya. Penyegaran ini terlihat seperti langkah terukur, karena pabrikan hanya menyentuh bagian yang paling mudah dikenali oleh konsumen.
| Bagian | Kondisi | Keterangan |
|---|---|---|
| Gril depan | Baru | Pola honeycomb dengan aksen heksagonal |
| Lampu utama | Tetap | Menggunakan LED |
| Lampu kabut | Tetap | Masih dipertahankan |
| Lampu belakang | Tetap | Menggunakan LED |
| Pelek | Tetap | Two-tone 15 inci |
Kabin Masih Sama, Fitur Tetap Relevan
Masuk ke interior, perubahan besar tidak terlihat dan suasana kabin tetap serupa dengan model sebelumnya. Artinya, penyegaran kali ini memang lebih difokuskan pada tampilan luar ketimbang pembaruan ruang kemudi.
Walau begitu, Mirage G4 masih menawarkan perlengkapan yang tergolong modern untuk sedan kompak entry-level. Mobil ini dilengkapi layar infotainment, pengaturan audio di lingkar kemudi, kamera parkir, serta sejumlah fitur keselamatan yang telah diperbarui.
Paket tersebut menunjukkan bahwa Mitsubishi tetap menjaga sisi fungsional untuk kebutuhan harian. Bagi konsumen yang mencari sedan praktis, kelengkapan ini masih menjadi nilai penting di tengah persaingan pasar yang ketat.
Mesin 1.200 cc Masih Dipertahankan
Di balik kap mesin, Mitsubishi juga tidak melakukan ubahan. Mirage G4 tetap menggunakan mesin bensin 3 silinder 1.200 cc berkode 3A92.
Mesin naturally aspirated itu menghasilkan tenaga 76,9 dk dan torsi 100 Nm, lalu disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis INVECS III CVT. Karakter ini menegaskan bahwa penyegaran terbaru lebih ditujukan untuk menjaga daya tarik tampilan, bukan meningkatkan performa.
Di segmen sedan kompak, pendekatan seperti ini masih masuk akal bagi pembeli yang lebih memprioritaskan efisiensi dan kemudahan perawatan. Mitsubishi tampaknya masih percaya pada paket mesin lama yang sudah dikenal irit dan relatif sederhana untuk dimiliki.
Masih Diperjualbelikan di Sejumlah Pasar Asia
Untuk pasar Thailand, Mirage G4 hanya ditawarkan dengan transmisi CVT. Sementara itu, di beberapa negara lain seperti Filipina masih diperkirakan ada pilihan transmisi manual lima percepatan.
Perbedaan penawaran itu menunjukkan bahwa Mitsubishi menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan masing-masing pasar. Thailand dan Filipina menjadi contoh wilayah yang masih memberi ruang bagi sedan kompak seperti Mirage G4.
Keberadaan model ini juga menegaskan bahwa Mitsubishi belum sepenuhnya meninggalkannya. Walau usianya sudah sekitar satu dekade dan belum berganti generasi, Mirage G4 masih dianggap layak dipertahankan di sejumlah negara Asia.
