Mitsubishi Siapkan 13 Model Baru, Pajero Reborn Dipasang Sebagai Andalan Utama

Author: Redaksi Android62

Mitsubishi menyiapkan 13 model baru mobil secara bertahap hingga 2030, dan Pajero disebut sebagai salah satu nama paling penting dalam strategi itu. Model legendaris tersebut diposisikan sebagai bagian dari penguatan identitas merek Mitsubishi di tengah persaingan SUV yang semakin ketat.

Nama Pajero kembali mencuri perhatian karena dinilai mampu menghidupkan lagi citra Mitsubishi sebagai pabrikan spesialis SUV tangguh. Basis penggemarnya di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, masih kuat dan menjadi modal besar bagi arah pengembangan model tersebut.

Dua Fokus Pengembangan Produk

Presiden dan CEO Mitsubishi Motors Corporation, Takao Kato, menyebut seluruh model baru itu akan dikembangkan melalui dua jalur besar. Keduanya adalah ASEAN Product Group dan Off-road Product Group.

Strategi tersebut menunjukkan Mitsubishi tetap menjaga karakter inti di segmen SUV dan kendaraan petualang. Di sisi lain, perusahaan juga menyesuaikan diri dengan tren global yang kian mengarah ke elektrifikasi.

Destinator dan Xforce Jadi Penanda Arah Baru

Arah pengembangan itu sudah terlihat lewat Destinator dan Xforce. Destinator debut di Indonesia pada Juli 2025 dan mendapat respons pasar yang disebut melampaui ekspektasi perusahaan.

Setelah itu, Mitsubishi memperluas pemasaran Destinator ke Filipina, Vietnam, dan secara bertahap ke sekitar 70 negara lainnya. Hal tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai basis penting pengembangan produk Mitsubishi untuk pasar global.

Xforce juga memperlihatkan langkah ekspansi yang agresif. SUV compact itu mulai masuk ke pasar baru seperti Malaysia dan Taiwan.

Dari sisi karakter produk, Xforce menawarkan desain modern, ground clearance tinggi, dan kemampuan yang cocok untuk kondisi jalan di Asia Tenggara. Keberhasilan model ini memperlihatkan fokus Mitsubishi pada segmen SUV yang masih terus tumbuh.

10 Model Elektrifikasi Disiapkan

Selain model baru, Mitsubishi juga mempercepat langkah elektrifikasi dengan menargetkan 5 model Hybrid Electric Vehicle atau HEV dan 5 model Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV. Kedua teknologi itu akan dikembangkan secara mandiri oleh Mitsubishi.

Untuk kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle, Mitsubishi memilih memanfaatkan kolaborasi dengan mitra strategis. Langkah ini dinilai lebih realistis karena tetap menjaga keseimbangan antara efisiensi bahan bakar, performa berkendara, dan kebutuhan pasar di tiap negara.

Dengan kombinasi model baru, ekspansi produk yang sudah terbukti, dan rencana elektrifikasi bertahap, Mitsubishi sedang menyiapkan fase baru yang lebih agresif menuju 2030. Di tengah strategi itu, Pajero Reborn muncul sebagai simbol paling kuat dari upaya Mitsubishi mempertahankan DNA lamanya sambil mengejar arah pasar yang baru.

Source: moladin.com
Berita Terbaru