Mitsubishi XFORCE Hybrid Andalkan Motor Listrik, Kabin Senyap Jadi Nilai Utama

Mitsubishi XFORCE Hybrid menempatkan motor listrik sebagai penggerak utama, bukan sekadar pelengkap mesin bensin. Pendekatan hybrid generasi kedua ini menjadi pembeda utama karena turut mendukung karakter kabin yang lebih senyap saat digunakan.

Mesin bensin berperan sebagai pendukung sekaligus pengisi daya baterai ketika dibutuhkan. Mitsubishi membekali SUV kompak ini dengan baterai lithium-ion berkapasitas 1,1 kWh.

Pengemudi dapat memilih EV Priority Mode untuk memprioritaskan penggunaan tenaga listrik. Tersedia pula Charge Mode yang memanfaatkan mesin untuk mengisi baterai.

Dual Transaxle untuk Dua Kondisi Kecepatan

Sistem penggerak XFORCE Hybrid memakai Dual Transaxle dengan dua rasio gigi, yakni low gear dan high gear. Oto.detik.com mencatat, konfigurasi tersebut dirancang agar motor listrik dapat bekerja optimal saat akselerasi rendah maupun ketika kendaraan melaju lebih cepat.

AspekRincian
Sistem penggerakHybrid generasi kedua dengan motor listrik sebagai penggerak utama
BateraiLithium-ion 1,1 kWh
Mode pengaturan tenagaEV Priority Mode dan Charge Mode
TransmisiDual Transaxle dengan low gear dan high gear

Keheningan kabin tidak hanya bergantung pada cara kerja sistem hybrid. Mitsubishi juga meningkatkan material peredam suara dan insulator untuk mengurangi kebisingan dari luar maupun saat kendaraan berjalan.

Penyetelan damper turut diperbarui untuk menghasilkan karakter redaman yang lebih baik, terutama saat roda kembali ke posisi semula atau rebound. Pusat gravitasi kendaraan juga dibuat lebih rendah agar pengendalian terasa lebih solid.

Mode Berkendara Bertambah Menjadi Tujuh

XFORCE Hybrid kini menyediakan tujuh mode berkendara, meningkat dari sebelumnya empat pilihan. Mode tersebut terdiri dari Normal, Wet, Gravel, Mud, Tarmac, EV, dan Charge.

Mode EV dan Charge melengkapi kebutuhan pengaturan penggunaan tenaga listrik serta pengisian baterai. Sementara itu, pilihan Wet, Gravel, Mud, dan Tarmac memberikan pengaturan tambahan sesuai kondisi lintasan.

Untuk penggunaan perkotaan, SUV ini tetap membawa ground clearance tinggi dan radius putar 5,2 meter. Kombinasi tersebut ditujukan agar kendaraan lebih mudah bermanuver di ruang sempit tanpa mengurangi kesiapan untuk pemakaian harian.

Perlengkapan Keselamatan dan Kabin

Paket keselamatan Diamond Sense mencakup Forward Collision Mitigation, Adaptive Cruise Control, dan Automatic High Beam. Sistem ini juga memuat Lead Car Departure Notification, Blind Spot Warning, Lane Change Assist, Rear Cross Traffic Alert, serta Moving Object Detection.

Di dalam kabin, Smart Display Audio 12,3 inci dapat menampilkan informasi Energy Flow secara waktu nyata. Fitur lain yang dipertahankan meliputi frameless panoramic roof dengan electric shade, jok pengemudi elektrik, dan Dynamic Yamaha Premium Audio.

Dual zone automatic AC dengan teknologi NanoeX, ambient light, serta bangku belakang dengan 8-step reclining turut tersedia. Kelengkapan itu melanjutkan fokus Mitsubishi pada ruang kabin yang lega dan nyaman untuk pemakaian sehari-hari.

Secara tampilan, XFORCE Hybrid mendapat aksen grille baru serta velg alloy 18 inci dengan desain berbeda. Bagian belakang dibedakan melalui lampu bergaya clear smoke, emblem Hybrid pada beberapa titik bodi, dan power tailgate untuk akses bagasi.

MMKSI memperkenalkan XFORCE Hybrid di Indonesia setelah model ini lebih dahulu meluncur di Thailand pada Maret 2025. Pembaruannya mencakup sistem penggerak, kualitas peredaman, pengendalian, hingga fitur untuk menjawab kebutuhan pengguna SUV kompak.

Berita Terkait