Dengan dana sekitar Rp 60 jutaan, pasar mobil bekas masih menyimpan pilihan yang cukup luas. Di rentang harga ini, pembeli tidak hanya menjumpai city car atau MPV ringkas, tetapi juga model yang biasanya berada di kelas lebih tinggi seperti Toyota Camry dan Honda CR-V.
Menariknya, daftar unit yang beredar di bursa mobil bekas daring menunjukkan bahwa pilihan di kisaran harga tersebut mencakup berbagai kebutuhan. Ada sedan, SUV, MPV keluarga, hingga mobil kecil yang bisa disesuaikan dengan prioritas pemakaian harian.
Daftar pilihan yang muncul di kisaran Rp 60 jutaan
Beberapa model yang tercatat di kisaran ini antara lain Toyota Camry 2.4 XV30 tahun 2005 dengan harga sekitar Rp 63 jutaan. Model lain yang tak kalah mencolok ialah Honda CR-V 2.0 tahun 2004 dengan banderol sekitar Rp 62 jutaan.
| Model | Tahun | Harga Sekitar | Segmen |
|---|---|---|---|
| Toyota Camry 2.4 XV30 | 2005 | Rp 63 jutaan | Sedan |
| Honda CR-V 2.0 | 2004 | Rp 62 jutaan | SUV |
| Honda City 1.5 VTEC | 2006 | Rp 65 jutaan | Sedan kompak |
| Daihatsu Taruna 1.6 CSR | 2001 | Rp 65 jutaan | Mobil berpostur tinggi |
| Nissan Grand Livina 1.5 XV Ultimate | 2007 | Rp 64,5 jutaan | Mobil keluarga |
| Datsun Go+ 1.2 | 2016 | Rp 68 jutaan | Mobil keluarga kompak |
| Suzuki Karimun Estilo 1.0 | 2011 | Rp 69 jutaan | Mobil kecil |
| Chevrolet Aveo 1.5 LS | 2008 | Mulai Rp 60 jutaan | Hatchback |
Camry dan CR-V menjadi pembeda utama
Keberadaan Toyota Camry dan Honda CR-V di harga sekitar Rp 60 jutaan menjadi pembeda yang paling menonjol. Camry biasanya identik dengan sedan kelas lebih tinggi, sedangkan CR-V memberi opsi SUV dengan posisi duduk lebih tinggi.
Bagi sebagian pembeli, dua model itu menawarkan daya tarik yang berbeda dari mobil bekas lain di kisaran harga serupa. Camry cocok bagi yang mencari sedan besar, sementara CR-V lebih relevan bagi yang mengutamakan karakter SUV untuk penggunaan harian.
Model lain memberi alternatif sesuai kebutuhan
Honda City 1.5 VTEC tahun 2006 ditawarkan sekitar Rp 65 jutaan sebagai sedan kompak untuk penggunaan perkotaan. Di sisi lain, Daihatsu Taruna 1.6 CSR tahun 2001 hadir sebagai pilihan berpostur lebih tinggi bagi pembeli yang tidak mengejar SUV modern.
Untuk kebutuhan keluarga, Nissan Grand Livina 1.5 XV Ultimate tahun 2007 dipasarkan sekitar Rp 64,5 jutaan. Sementara itu, Datsun Go+ 1.2 tahun 2016 menjadi salah satu unit dengan tahun produksi lebih muda dibanding sebagian model lain di daftar ini.
Di kelompok mobil kecil, Suzuki Karimun Estilo 1.0 tahun 2011 tersedia di kisaran Rp 69 jutaan. Chevrolet Aveo 1.5 LS tahun 2008 juga masuk daftar dengan harga mulai Rp 60 jutaan, sehingga menjadi salah satu opsi termurah yang tercatat.
Harga murah tetap perlu pemeriksaan ketat
Meski banderolnya terlihat menarik, harga beli bukan satu-satunya ukuran dalam membeli mobil bekas. Kondisi kendaraan tetap menentukan besar kecilnya biaya kepemilikan setelah transaksi selesai.
Bagian yang perlu dicek meliputi mesin, transmisi, kaki-kaki, serta sistem kelistrikan. Kelengkapan dokumen juga wajib dipastikan agar proses administrasi tetap aman dan tidak memunculkan masalah di kemudian hari.
Setiap unit bisa memiliki kondisi yang berbeda meski model, tahun, dan harga dasarnya mirip. Karena itu, pembeli disarankan membandingkan beberapa pilihan sekaligus sebelum mengambil keputusan.
Di kisaran Rp 60 jutaan, pasar mobil bekas masih menawarkan spektrum yang luas, mulai dari sedan, SUV, MPV, hingga mobil kecil. Selama pemeriksaan dilakukan dengan teliti, anggaran ini masih membuka peluang untuk membawa pulang model yang terasa lebih menarik dari sekadar harga jualnya.
