Momen singkat Cristiano Ronaldo sebelum mengeksekusi penalti di Piala Dunia 2026 menjadi bahan perbincangan luas di media sosial. Rekaman yang beredar memperlihatkan gerak bibir sang kapten Portugal, dan banyak warganet menduga ia mengucapkan “Bismillah”.
Situasi itu muncul dalam laga penting melawan Kroasia di babak 32 besar. Portugal kemudian menang 2-1 di BMO Field, Toronto, dan Ronaldo ikut menyumbang gol dari titik putih dalam pertandingan yang berlangsung pada Jumat pagi WIB.
Perdebatan atas gerak bibir Ronaldo
Pusat perhatian publik tertuju pada detik-detik sebelum tendangan penalti krusial tersebut. Potongan video yang tersebar luas membuat banyak penggemar sepak bola mencoba membaca ulang gerak bibir Ronaldo, lalu menafsirkan lafaz yang terdengar sangat mirip dengan ucapan “Bismillah”.
Respons di ruang digital pun beragam. Sebagian meyakini Ronaldo sedang merapalkan doa, sementara yang lain memilih menunggu konteks yang lebih jelas sebelum menarik kesimpulan.
Dalam pertandingan itu, Portugal tampil efisien. Selain gol Ronaldo, Goncalo Ramos juga mencatatkan namanya di papan skor, sedangkan Kroasia hanya mampu membalas lewat Ivan Perisic.
Riwayat momen serupa sebelumnya
Ini bukan pertama kalinya Ronaldo dikaitkan dengan ucapan serupa sebelum penalti. Pada bulan April lalu, saat membela Al Nassr di Saudi Pro League, ia juga sempat terekam mengucapkan kalimat yang sama sebelum menendang bola dari titik putih.
Pengulangan momen itu membuat sebagian penggemar menilai Ronaldo memang terbiasa merapalkan doa sebelum mengeksekusi penalti. Namun, ada pula tafsir lain yang menyebut ia mungkin mengucapkan “Vamos la”, frasa dalam bahasa Portugal yang berarti “Ayo!” dan biasa dipakai untuk membangkitkan semangat.
Kedekatan dengan budaya Muslim ikut disorot
Terlepas dari perdebatan soal ucapan di lapangan, Ronaldo memang dikenal makin akrab dengan budaya Islam. Pengaruh lingkungan setelah bermain di Arab Saudi disebut membuatnya kerap mengadopsi kebiasaan lokal dalam keseharian.
Ia diketahui sering mengucapkan salam “Assalamualaikum” saat menyapa rekan-rekannya menjelang latihan. Selain itu, Ronaldo juga beberapa kali terlihat mengenakan gamis tradisional di luar aktivitas pertandingan.
Kedekatan itu ikut membuat setiap momen yang dikaitkan dengan budaya Muslim semakin cepat menyebar dan ramai dibahas. Karena itu, potongan video di Piala Dunia 2026 tidak hanya dibaca sebagai aksi spontan sebelum penalti, tetapi juga sebagai bagian dari narasi yang sudah lama melekat pada sosok Ronaldo.
Pada akhirnya, laga melawan Kroasia kembali menegaskan peran Ronaldo di pertandingan besar. Di tengah kemenangan Portugal 2-1, justru momen singkat sebelum penalti itulah yang paling banyak menyita perhatian publik di berbagai platform media sosial.







