AS Monaco mengambil langkah tegas dengan mempermanenkan Ansu Fati dari Barcelona setelah sang penyerang tampil menjanjikan selama masa pinjaman. Klub Ligue 1 itu mengikat pemain asal Spanyol tersebut dengan kontrak empat tahun hingga Juni 2030.
Keputusan ini menandai kepercayaan Monaco terhadap kontribusi Fati dalam musim 2025/2026. Di usia 23 tahun, ia mendapat ruang untuk melanjutkan tren positif sekaligus menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub di kompetisi domestik dan Eropa.
Dampak langsung di lini depan Monaco
Selama membela Monaco di berbagai kompetisi, Fati tampil dalam 30 pertandingan dan mencetak 12 gol. Catatan itu menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak kedua klub pada musim 2025/2026.
Kontribusinya tidak berhenti pada angka gol semata. Fati juga tiga kali terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan di Ligue 1, yang menunjukkan bahwa pengaruhnya terasa pada momen-momen penting.
| Catatan bersama Monaco | Jumlah |
|---|---|
| Pertandingan | 30 |
| Gol | 12 |
| Predikat pemain terbaik pertandingan di Ligue 1 | 3 kali |
Salah satu penampilan paling menonjolnya terjadi ketika ia mencetak dua gol ke gawang OGC Nice dalam laga yang menyita perhatian besar di level regional. Momen itu memperkuat alasan Monaco memilih menjadikannya bagian permanen dari skuad.
Babak baru setelah 14 tahun bersama Barcelona
Perjalanan Fati dimulai di akademi Sevilla sebelum pindah ke La Masia, akademi Barcelona, pada 2012. Ia kemudian menembus tim senior Barcelona pada 2020 saat masih sangat muda dan sempat dipandang sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Spanyol.
Namun, kariernya di Camp Nou tidak berjalan mulus karena cedera serius berulang kali menghambat menit bermainnya. Barcelona juga sempat meminjamkannya ke Brighton and Hove Albion di Liga Primer Inggris untuk membantu memulihkan kebugaran dan sentuhan bermain.
Permanen ke Monaco kini menutup hubungan panjang Fati dengan Barcelona yang berlangsung selama 14 tahun. Bagi Monaco, ini bukan sekadar pembelian pemain, melainkan investasi pada penyerang yang baru menemukan kembali ritme dan kepercayaan dirinya.
Source: mediaindonesia.com






