MoraRepublic Gabungkan Kekuatan Jaringan Moratelindo Dan MyRepublic, Basis Pelanggan Tembus 1,52 Juta

Author: Redaksi Android62

MoraRepublic kini muncul sebagai entitas gabungan yang membawa kekuatan jaringan Moratelindo dan basis pelanggan MyRepublic dalam satu kendaraan bisnis. Dari penggabungan dua perusahaan itu, perusahaan baru ini mencatat 1,52 juta pelanggan ritel dan mendapat dukungan infrastruktur serat optik yang sangat luas.

Penggabungan tersebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi bisnis telekomunikasi di bawah ekosistem PT Dian Swastatika Sentosa Tbk atau DSSA, yang berada dalam grup Sinar Mas. Dengan struktur baru ini, MoraRepublic diposisikan untuk memperkuat layanan konektivitas sekaligus memperluas jangkauan internet di Indonesia.

Gabungan aset jaringan dan pelanggan

Kekuatan utama MoraRepublic datang dari dua sumber yang saling melengkapi. Moratelindo menyumbang infrastruktur jaringan skala besar, sedangkan MyRepublic memberi dorongan kuat pada bisnis layanan ritel internet.

Berdasarkan data per September 2025, Moratelindo memiliki kabel serat optik lebih dari 57.000 kilometer dan enam pusat data. Perusahaan ini juga melayani 16,8 ribu pelanggan enterprise serta hampir satu juta homepass.

Di sisi lain, MyRepublic Indonesia memperkuat posisi perusahaan baru dengan layanan internet cepat hingga 1 Gbps. Basis pelanggannya mencapai 1,52 juta pelanggan ritel, sementara jaringannya mencakup lebih dari 58.000 kilometer kabel serat optik dan menjangkau lebih dari 8,7 juta homepass.

Arah besar di bawah DSSA

Presiden Direktur DSSA, L. Krisnan Cahya, menyebut pembentukan MoraRepublic sebagai langkah penting untuk memperkuat fondasi infrastruktur digital nasional. Ia menilai kebutuhan konektivitas akan terus naik, sehingga entitas baru ini perlu berdiri dengan struktur yang lebih kuat.

Krisnan juga menegaskan bahwa MoraRepublic dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan konektivitas bagi masyarakat. Dalam pandangannya, perusahaan ini tidak hanya disiapkan untuk tumbuh, tetapi juga untuk memberi dampak yang berkelanjutan di tengah meningkatnya kebutuhan digital.

Langkah ini sekaligus menunjukkan strategi Sinar Mas melalui DSSA untuk memperbesar peran di sektor energi dan infrastruktur digital. Kombinasi jaringan, pelanggan, dan layanan menjadi modal utama dalam membangun skala usaha yang lebih besar.

Pengawasan dan tata kelola menjadi perhatian

Komisaris Utama Independen MoraRepublic, Arsjad Rasjid, menyoroti pentingnya tata kelola perusahaan dalam entitas hasil penggabungan ini. Ia menekankan bahwa pengelolaan harus berjalan disiplin dan akuntabel agar manfaat merger benar-benar terasa.

Arsjad menyebut penggabungan sebagai jawaban atas kebutuhan konektivitas Indonesia yang terus berkembang. Ia juga mengatakan dewan komisaris akan terus berkoordinasi erat untuk mengawasi operasional perusahaan.

Menurut Arsjad, pengawasan yang kuat dibutuhkan agar potensi MoraRepublic berubah menjadi dampak yang terukur. Karena itu, fokus perusahaan tidak berhenti pada ekspansi bisnis, tetapi juga mencakup kontribusi yang lebih luas bagi industri telekomunikasi nasional.

Posisi baru di pasar konektivitas

Dengan penggabungan Moratelindo dan MyRepublic, MoraRepublic memiliki ruang yang lebih besar untuk memperluas layanan di berbagai wilayah. Perusahaan baru ini membawa modal infrastruktur dan pelanggan dalam skala yang sulit diabaikan.

Kombinasi kekuatan Moratelindo di sisi jaringan dan MyRepublic di layanan ritel membuat MoraRepublic berada pada posisi yang lebih siap menjawab meningkatnya kebutuhan konektivitas. Dalam kerangka bisnis DSSA, perusahaan ini diarahkan untuk mendorong kualitas koneksi yang lebih baik sekaligus memperkuat daya saing di industri telekomunikasi.

Berita Terbaru