Motorola memasang banderol awal £1,199 untuk Razr 70 Ultra, dan itu membuatnya £100 lebih mahal dibanding Razr 60 Ultra. Meski disebut sebagai Razr paling bertenaga sejauh ini, perubahan yang dibawa model ini justru terasa sangat hati-hati.
Di atas kertas, Razr 70 Ultra masih memegang banyak identitas generasi sebelumnya. Perangkat ini tetap memakai Qualcomm Snapdragon 8 Elite, kamera utama 50MP dengan aperture f/1.8, kamera wide-angle 50MP, serta kamera depan 50MP, sehingga peningkatan yang ditawarkan lebih banyak menyentuh bagian dalam ketimbang rombakan besar.
Warna dan material jadi senjata utama
Daya tarik paling langsung dari keluarga Razr terbaru bukan cuma spesifikasi, melainkan cara Motorola membangun kesan visual yang lebih berani. Ada Alcantara, efek kayu, woven finish, hingga tekstur lembut dan berkilau yang membuat tiap model tampil beda dari ponsel lipat lain yang cenderung seragam.
Motorola juga membawa kerja sama warna bersama Pantone untuk pasar Inggris dan Eropa. Orient Blue dengan lapisan Alcantara serta Cocoa dengan finishing kayu menjadi dua tampilan paling mencolok di kelas atas, sementara varian lain tetap membawa karakter yang kuat.
Razr 70 Ultra tetap paling kencang, tapi hampir tak berubah bentuk
Secara fisik, Razr 70 Ultra disebut praktis identik dengan Razr 60 Ultra. Bobotnya tetap 199 gram, membawa rating IP48, dan melindungi layar penutup 4 inci dengan Corning Gorilla Glass Ceramic.
Saat dibuka, ponsel ini menampilkan layar AMOLED 6,96 inci dengan resolusi 2992 x 1224 piksel dan refresh rate 165Hz. Motorola juga menyematkan baterai 5.000mAh, pengisian kabel 68W TurboPower, dan 30W wireless charging, plus opsi RAM 12GB atau 16GB dengan penyimpanan 256GB, 512GB, atau 1TB.
Motorola menyebut ada peningkatan pada hardware dan jalur pemrosesan gambar, tetapi jumlah megapikselnya tidak berubah. Dengan kata lain, pembaruan pada model teratas ini lebih terasa sebagai penyempurnaan daripada lompatan besar.
Model standar dijaga lebih terjangkau
Razr 70 menjadi opsi paling mudah dijangkau di seri ini dengan harga awal £799. Motorolla menempatkannya di bawah Samsung Galaxy Z Flip 7 dari sisi harga, walau spesifikasinya belum benar-benar menyamai ponsel lipat Samsung tersebut.
Model ini memakai layar penutup 3,63 inci dengan resolusi 1056 x 1066 piksel dan refresh rate 90Hz. Di bagian dalam, ada layar AMOLED 6,90 inci beresolusi 2640 x 1080 piksel dengan refresh rate 120Hz.
Untuk performa, Motorola memilih MediaTek Dimensity 7450X. Pilihan memorinya mencakup RAM 8GB atau 12GB, serta penyimpanan 128GB, 256GB, atau 512GB, sedangkan baterainya berkapasitas 4.800mAh dengan pengisian kabel 30W.
Razr 70 Plus hadir, tapi belum lengkap informasinya
Di antara Ultra dan versi standar, Motorola juga menyiapkan Razr 70 Plus sebagai model tengah. Ponsel ini memakai layar penutup 4 inci seperti Ultra, tetapi layar utamanya sedikit lebih kecil, yaitu 6,9 inci.
Konfigurasi kameranya terdiri dari dua kamera belakang 50MP dan kamera depan 32MP. Di sektor daya, perangkat ini membawa baterai 4.500mAh dengan pengisian kabel 45W, serta Qualcomm Snapdragon 8s Gen 3 sebagai dapur pacu.
Motorola menghadirkannya dalam warna Pantone Mountain View dengan finishing woven. Namun, harga resmi Razr 70 Plus untuk Inggris dan Eropa belum diumumkan, sehingga status ketersediaannya di wilayah tersebut masih belum jelas.
Pembaruan software dan distribusi ikut jadi bagian strategi
Selain perangkat keras, Motorola juga menonjolkan dukungan perangkat lunak. Perusahaan menjanjikan tiga tahun pembaruan sistem operasi dan lima tahun pembaruan keamanan, meski komitmen ini masih tertinggal dari Samsung dan Google.
Motorola juga menambahkan fitur kecerdasan buatan, termasuk digital wardrobe di Google Photos yang membantu mengelompokkan gambar pakaian pengguna dan memadukannya menjadi tampilan baru. Di sisi lain, perangkat ini turut membuka akses ke Google Gemini, Microsoft Copilot, dan pencarian berbasis AI dari Perplexity.
Untuk penjualan, Razr 70 Ultra dan Razr 70 akan tersedia lewat toko online resmi Motorola. Keduanya juga akan dijual melalui operator di Inggris seperti Three, GiffGaff, dan Vodafone, serta retailer seperti Currys, Amazon, dan Selfridges.
Source: www.androidpolice.com






