MSI Claw 8 EX AI+ Makin Kencang, tapi Harga dan Sisi Praktisnya Masih Berat

MSI Claw 8 EX AI+ paling menonjol karena lonjakan performa dari Intel Arc G3 Extreme yang disebut mencapai 77 persen dibanding pendahulunya saat berjalan pada TDP 35W. Di kelas handheld gaming PC premium, peningkatan itu membuat perangkat ini langsung terasa berbeda dari banyak pesaingnya.

Namun, tenaga besar tersebut datang dengan konsekuensi yang tidak kecil. Harga jualnya berada di level $1,800, sementara sejumlah keputusan desain dan software membuat perangkat ini sulit direkomendasikan untuk semua orang.

Performa tinggi dengan kompromi daya

Bagi pengguna yang mengejar frame rate stabil di game modern, Arc G3 Extreme menjadi alasan utama Claw 8 EX AI+ patut dilirik. Perangkat ini dirancang untuk menjalankan game berat pada setelan tinggi dengan performa yang tetap mulus dalam format handheld.

MSI juga memberi keleluasaan lewat pengaturan TDP yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Artinya, pengguna bisa memilih antara performa penuh atau efisiensi daya, tergantung jenis game dan durasi bermain.

Pada kisaran 25W sampai 35W, Claw 8 EX AI+ dapat tampil agresif untuk game yang menuntut tenaga besar. Di sisi lain, daya tahan baterainya turun menjadi sekitar 2 sampai 4 jam, sehingga sesi bermain portabel yang panjang tetap menuntut kompromi.

Jika TDP diturunkan, daya tahannya disebut bisa melampaui 6 jam untuk game yang tidak terlalu berat. MSI bahkan menambahkan Endurance Mode yang membatasi performa pada 30 FPS demi memaksimalkan efisiensi, dan pada skenario tertentu mode ini bisa mendorong pemakaian hingga 12 jam.

Layar 120Hz membantu tenaga grafis terasa nyata

Claw 8 EX AI+ memakai layar LCD 8 inci dengan resolusi 1920×1200 dan rasio 16:10. Panel ini juga mendukung variable refresh rate 120Hz, yang penting untuk menampilkan frame rate tinggi secara lebih halus.

Kombinasi itu membuat peningkatan performa chipset terasa lebih jelas saat bermain game cepat. Respons visual menjadi lebih mulus, terutama ketika perangkat dipakai untuk judul modern yang mampu memanfaatkan refresh rate tinggi.

Meski begitu, perangkat ini tidak menggunakan OLED. Bagi sebagian pengguna, hal itu berarti kehilangan hitam yang lebih pekat dan kontras yang lebih tinggi, walau layar LCD yang dipakai tetap dinilai tajam dan serius untuk handheld gaming.

Ergonomi matang, tetapi desainnya tidak netral

Bobot perangkat ini mencapai 785 gram atau 1.73 lbs, sehingga terasa lebih berat dibanding banyak pesaing. MSI mengimbanginya dengan distribusi bobot yang seimbang serta grip bertekstur laser-etched agar tetap nyaman di tangan.

Bentuknya juga mengambil inspirasi dari kontroler Xbox, sehingga terasa familier bagi banyak pengguna. Pilihan ini memperlihatkan bahwa MSI lebih menekankan fungsi dan kenyamanan daripada desain yang mudah disukai semua orang.

Bahasa desainnya cenderung utilitarian dengan bagian “chin” yang cukup menonjol. Alhasil, tampilannya tidak selalu dianggap menarik meski elemen itu ikut mendukung kenyamanan pemakaian.

Di sisi kontrol, hall-sensor analog stick memberi presisi yang baik, tetapi tegangan stick yang rendah bisa mengganggu akurasi pada game yang menuntut gerakan sangat halus. D-pad dan tombol disebut lebih baik dari model sebelumnya, meski finishing mengilap dan rasa tombol yang agak lembek mungkin belum memuaskan semua pemain.

Shoulder button dan trigger bergaya Xbox justru dinilai lebih nyaman dan mudah diadaptasi. Dari sisi ini, Claw 8 EX AI+ menunjukkan bahwa MSI memang berusaha mengejar pengalaman bermain yang matang, bukan sekadar tampilan premium.

Software dan audio ikut menguatkan, tetapi tidak menutup semua celah

Perangkat ini datang dengan Windows 11 dan mode Xbox untuk navigasi yang lebih praktis. MSI juga menyediakan beberapa profil performa seperti AI Engine, Endurance Mode, serta pengaturan TDP manual untuk memberi ruang kustomisasi yang lebih luas.

Masalahnya, ekosistem software masih terfragmentasi dan pengguna kerap perlu melakukan penyesuaian manual di beberapa aplikasi. Opsi konfigurasi per game juga belum tersedia, sehingga pengalaman awal bisa terasa lebih rumit bagi pengguna kasual.

Di sisi lain, speaker disebut menghasilkan suara yang jernih dan imersif. Sistem pendinginnya juga bekerja senyap dan efisien untuk menjaga suhu tetap optimal saat sesi bermain panjang.

Gabungan performa, layar cepat, pendinginan yang tenang, dan ergonomi yang matang membuat MSI Claw 8 EX AI+ tampil sangat bertenaga. Tetapi dengan harga $1,800, software yang kurang intuitif, dan desain yang tidak cocok untuk semua selera, handheld ini tetap lebih masuk akal untuk kalangan antusias daripada pasar yang lebih luas.

Source: www.geeky-gadgets.com

Berita Terkait