Indeks Bisnis-27 bertahan di zona hijau pada perdagangan Senin (15/6/2026) setelah mendapat dorongan kuat dari saham-saham Grup Bakrie. Tiga nama yang paling menonjol adalah BRMS, DEWA, dan BUMI, yang sama-sama mencatat kenaikan tajam dan membantu menopang laju indeks.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan Bisnis-27 ditutup di level 436,25. Sepanjang sesi, indeks bergerak dalam rentang 423,55 hingga 442,86, menandakan perdagangan yang cukup aktif dan didominasi penguatan.
BRMS memimpin penguatan
PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) menjadi saham dengan kenaikan paling tinggi di antara emiten yang bergerak agresif pada hari itu. Saham emiten emas tersebut melonjak 24,53 persen ke level Rp660 per saham.
Lonjakan BRMS menjadikannya salah satu penopang paling besar bagi pergerakan Bisnis-27. Di belakangnya, PT Dharma Henwa Tbk. (DEWA) ikut naik 12,12 persen ke level Rp370.
BUMI menambah tenaga dari kelompok Bakrie
PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) juga menguat 10,19 persen ke level Rp173. Bersama BRMS dan DEWA, pergerakan BUMI mempertegas dominasi saham-saham yang beririsan dengan Grup Bakrie di dalam indeks tersebut.
Selain trio itu, sejumlah emiten lain turut menyumbang penguatan. ANTM naik 9,82 persen ke level Rp3.130, sedangkan INCO menguat 7,75 persen ke level Rp5.075.
Mayoritas saham konstituen ditutup naik
Secara keseluruhan, 22 dari 27 konstituen Bisnis-27 ditutup menguat. Ada dua saham yang stagnan, sementara tiga saham lainnya berada di zona merah.
Di antara saham yang melemah, MEDC turun 3,67 persen ke level Rp1.180, AKRA terkoreksi 2 persen ke Rp1.225, dan MAPI turun 1,01 persen ke level Rp1.475. Komposisi ini menunjukkan sentimen positif masih lebih kuat dibanding tekanan jual pada perdagangan tersebut.
IHSG ikut bergerak naik
Di pasar yang lebih luas, Indeks Harga Saham Gabungan juga berakhir menguat ke level 6.254,96. Selama perdagangan, IHSG bergerak pada kisaran 6.118 hingga 6.345.
Data perdagangan mencatat 603 saham menguat, 125 saham melemah, dan 90 saham tidak bergerak. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.927 triliun, memperlihatkan aktivitas pasar yang tetap ramai pada sesi tersebut.
Source: market.bisnis.com






