Mulai Rp120 Ribu Per Tahun, Warga Kini Bisa Hitung dan Offset Jejak Karbon di BEI

PT Bursa Efek Indonesia atau BEI membuka ruang baru bagi masyarakat untuk ikut menekan emisi lewat kampanye Aku Net Zero Hero. Program ini memungkinkan warga menghitung jejak karbon dari aktivitas harian lalu melakukan offset melalui platform IDXCarbon, dengan biaya yang disebut mulai Rp120.000 per tahun.

Langkah ini muncul di tengah perhatian yang makin besar terhadap cuaca ekstrem dan perubahan iklim yang semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari. BEI menempatkan inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem perdagangan karbon di Indonesia sekaligus membuat aksi iklim lebih dekat dengan masyarakat umum.

Cara kerja program untuk masyarakat

Aku Net Zero Hero dirancang agar publik tidak hanya mengenal isu emisi dari sisi teori, tetapi juga memahami dampaknya lewat kebiasaan yang dilakukan setiap hari. Melalui alat hitung yang disediakan, peserta dapat menghitung jejak karbon dari aktivitas mereka, lalu menetapkan target pengurangan secara mandiri.

Skema ini dibuat agar hubungan antara konsumsi energi, mobilitas, dan emisi menjadi lebih mudah dipahami. Setelah mengetahui besarnya emisi, pengguna juga bisa memilih untuk melakukan offset melalui platform IDXCarbon sebagai cara menyeimbangkan emisi yang sudah dihasilkan.

Offset karbon yang dinilai terjangkau

BEI menyampaikan bahwa jejak karbon rata-rata per individu di Indonesia berada pada kisaran 2 hingga 3 ton CO2 ekuivalen per tahun. Dari gambaran itu, biaya offset disebut berada di kisaran Rp120.000 hingga Rp180.000 per tahun.

Angka tersebut dinilai masih terjangkau bagi masyarakat luas, terlebih jika dibarengi langkah untuk menekan emisi dari sumbernya. BEI juga menekankan bahwa beban pengurangan emisi tidak seharusnya hanya dipikul korporasi atau pemerintah, karena perubahan perilaku individu ikut menentukan hasil akhirnya.

Dalam pandangan BEI, biaya offset juga bisa menjadi lebih rendah jika seseorang berhasil mengurangi emisi sejak awal. Karena itu, kampanye ini tidak berhenti pada kompensasi karbon, tetapi juga mendorong efisiensi dalam konsumsi energi dan aktivitas harian.

Minat masyarakat mulai tumbuh

Data internal BEI menunjukkan lebih dari 2.000 partisipan telah bergabung dalam program offset emisi yang tersedia. Sebagian besar peserta berasal dari kalangan individu, dan kondisi ini memperlihatkan bahwa kesadaran lingkungan mulai meluas di luar pelaku usaha maupun lembaga besar.

Partisipasi warga juga menjadi tanda bahwa aksi iklim semakin dipandang sebagai tanggung jawab bersama. BEI menilai keterlibatan publik penting karena transisi menuju ekonomi hijau membutuhkan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat, bukan hanya dari sektor tertentu.

Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum BEI, Risa E. Rustam, menegaskan hal tersebut melalui pernyataannya. Ia menyebut bahwa transisi menuju net zero merupakan gerakan bersama, bukan hanya tugas korporasi.

Kolaborasi digital untuk memperluas akses

Untuk mempermudah akses, BEI bekerja sama dengan Bank Mandiri melalui platform Livin Planet dan juga menggandeng Jejakin. Kolaborasi ini diarahkan agar transaksi karbon lebih sederhana sekaligus memperluas edukasi bagi nasabah dan masyarakat umum.

BEI melihat kemitraan digital seperti ini penting karena perdagangan karbon memerlukan akses yang mudah serta pemahaman yang memadai. Dengan dukungan platform yang lebih akrab bagi pengguna, partisipasi publik diharapkan dapat tumbuh lebih luas dalam upaya pengurangan emisi.

Kampanye Aku Net Zero Hero pada akhirnya diposisikan sebagai ajakan agar masyarakat lebih aktif ikut menjaga arah transisi menuju ekonomi rendah karbon. Melalui alat hitung jejak karbon, opsi offset, dan dukungan platform digital, BEI berupaya membuat aksi iklim terasa lebih sederhana dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer