Multi Around Monitor Punya Batas Pakai, Ini Titik Aman Yang Sering Dilupakan

Multi Around Monitor memang memudahkan pengemudi saat harus bermanuver di ruang sempit. Namun, fitur ini tetap memiliki batas pakai yang perlu dipahami agar tidak dijadikan tumpuan utama saat mobil bergerak.

Sistem yang kerap disebut MAM ini menampilkan pandangan 360 derajat dari kombinasi empat kamera. Area depan, samping kiri, samping kanan, dan belakang mobil jadi lebih mudah dipantau, terutama saat parkir atau mundur di tempat terbatas.

Bantuan visual yang paling terasa di ruang sempit

Kehadiran MAM memberi lapisan bantuan visual tambahan ketika pandangan sekitar mobil tidak sepenuhnya terbaca dari kaca dan spion. Karena itu, fitur ini sangat berguna saat mobil harus keluar masuk area yang rapat atau mendekati pembatas jalan.

MAM tersedia di varian tertinggi sejumlah model Mitsubishi, termasuk Xpander, Xpander Cross, Pajero Sport, Destinator, dan Xforce. Keberadaannya memang dirancang untuk membantu pengemudi membaca situasi sekitar kendaraan dengan lebih cepat.

Cara kerja dan pilihan sudut pandang

Pengoperasian MAM tergolong sederhana karena sistem ini dapat aktif otomatis saat tuas transmisi dipindahkan ke posisi R atau mundur. Setelah itu, tampilan layar bisa diubah lewat tombol A pada setir sesuai sudut pandang yang dibutuhkan.

Pengemudi bisa memilih beberapa mode tampilan, mulai dari depan, belakang, samping, hingga atas. Fleksibilitas ini berguna karena kebutuhan visual saat masuk parkiran tentu berbeda dengan saat keluar dari gang sempit.

Mode tampak atas membantu membaca posisi mobil secara menyeluruh saat kecepatan rendah. Mode ini akan nonaktif setelah kendaraan melaju lebih dari 10 km per jam, sedangkan mode tampak samping akan dimatikan saat kecepatan melewati 30 km per jam.

Garis panduan dan sensor yang perlu dibaca dengan benar

Agar manfaatnya maksimal, pengemudi perlu memahami garis panduan pada layar. Pada mode tampak depan dan belakang, garis merah menunjukkan jarak hingga 50 cm dari sudut bumper, sementara dua garis hijau menandakan lebar mobil.

Ada juga garis oranye yang menunjukkan arah yang diharapkan saat kendaraan bermanuver maju maupun mundur. Panduan visual ini membantu pengemudi memperkirakan ruang aman tanpa harus menebak posisi bodi mobil.

Selain kamera, MAM juga didukung sensor ultrasonic. Sensor ini memberi peringatan kepada pengemudi melalui warna yang berkedip ketika mobil terlalu dekat dengan objek lain.

Batas pakai yang sering terlewat

MAM tidak akan terus aktif tanpa batas. Saat tidak ada pengoperasian atau kendaraan tidak bergerak lebih dari tiga menit, sistem akan mati otomatis.

Karena itu, pengemudi perlu memahami perilaku sistem ini agar tidak bingung ketika tampilan kamera tiba-tiba berhenti muncul setelah mobil diam cukup lama. Fitur ini memang dibuat sebagai bantuan manuver, bukan untuk terus dipantau saat mobil sudah berjalan normal.

Ada beberapa kondisi yang membuat MAM tidak optimal. Pengemudi tetap harus mengecek langsung area sekitar kendaraan, terutama di tempat ramai, sempit, atau ketika ada objek kecil yang sulit tertangkap kamera.

Penggunaan MAM juga tidak maksimal jika kaca spion luar sedang terlipat atau pintu bagasi belakang terbuka. Pengemudi sebaiknya tidak memasang benda apa pun di sekitar kamera MAM karena gangguan kecil pada area kamera bisa memengaruhi hasil tampilan.

Saat mobil berada dalam kondisi penuh muatan, garis referensi pada MAM juga mungkin tidak sepenuhnya sesuai dengan jarak aktual. Perubahan ketinggian mobil akibat beban dapat memengaruhi pembacaan visual di layar, sehingga pengamatan langsung tetap menjadi acuan utama saat bermanuver.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer