Nasi Kuning Hingga Nasi Hitam, Deretan Kuliner Malam Bandung Ini Paling Pas Saat Udara Dingin

Saat malam turun dan udara Bandung makin menusuk, dua nama ini langsung masuk daftar tujuan banyak pemburu makan enak. Nasi Kuning Pungkur 216 dan Nasi Kalong sama-sama dikenal sebagai andalan kuliner malam yang tetap ramai hingga larut.

Keduanya punya karakter yang berbeda, tetapi sama-sama menawarkan makanan hangat yang terasa pas dinikmati di Kota Kembang. Dari nasi kuning yang gurih hingga nasi hitam dengan konsep prasmanan, pilihan seperti ini membuat malam Bandung tidak pernah terasa sepi bagi pencari santapan.

Nasi kuning yang jadi incaran sampai dini hari

Nasi Kuning Pungkur 216 di Jalan Pungkur No. 216 menjadi salah satu tempat paling dikenal untuk urusan nasi kuning malam. Tempat ini buka hingga dini hari dan kerap dipadati pengunjung yang mencari makan hangat setelah aktivitas malam.

Daya tarik utamanya ada pada nasi kuning yang pulen dengan rasa gurih santan yang kuat. Pelanggan juga bisa memilih lauk sesuai selera, mulai dari ayam goreng, sambal goreng ati, telur balado, hingga semur jengkol yang empuk dan minim bau.

Nasi hitam dengan suasana khas malam

Nama Nasi Kalong di Jalan Batununggal juga tak lepas dari citra kuliner malam Bandung. Sebutan itu merujuk pada kebiasaannya yang aktif di malam hari, sehingga cocok dengan ritme kota yang mulai ramai saat udara dingin datang.

Menu utamanya adalah nasi hitam yang dibuat dari beras merah, lalu dimasak dengan kluwek dan rempah-rempah. Pengunjung memilih lauk lewat sistem prasmanan, dengan pilihan seperti ayam goreng madu, dendeng ayam, dan buncis bakar.

Bukan hanya soal makan berat

Kuliner malam Bandung tidak berhenti pada dua nama yang paling sering disebut itu. Kota ini juga menyediakan makanan berat dan camilan manis yang membuat pencarian kuliner malam terasa lebih lengkap.

Setiap tempat membawa cerita dan suasana yang berbeda, sehingga orang datang bukan sekadar untuk kenyang. Banyak yang justru mencari pengalaman makan yang khas, terutama ketika hawa sejuk Bandung membuat hidangan hangat terasa semakin cocok.

Daya tahan kuliner malam Bandung

Kekuatan kuliner malam di Bandung terletak pada kombinasi rasa, suasana, dan jam buka yang mendukung. Tempat-tempat legendaris seperti ini tetap bertahan karena mampu menjawab kebutuhan orang yang lapar di malam hari.

Saat udara Bandung turun suhunya, sajian seperti nasi kuning atau nasi hitam menjadi pilihan yang wajar untuk mengusir lapar. Tidak heran jika deretan kuliner malam legendaris di kota ini terus dicari oleh mereka yang ingin makan enak tanpa harus menunggu pagi.

Source: www.jawapos.com

Berita Terkait