Netflix Batalkan The Boroughs, Serial Baru Duffer Brothers Tersendat Setelah Satu Musim

Netflix resmi menghentikan The Boroughs kurang dari sebulan setelah serial fiksi ilmiah itu tayang perdana. Keputusan ini menutup peluang kelanjutan kisah yang sejak awal disebut disiapkan untuk berjalan selama tiga musim.

Langkah tersebut menjadi sorotan karena performa awal serial ini sebenarnya terbilang kuat. Dalam 18 hari pertama penayangan, The Boroughs mencatat sekitar 19 juta tayangan dan sempat berada di posisi kedelapan daftar tontonan terpopuler Netflix.

Awal yang kuat, tetapi tidak cukup

Pada pekan pertamanya, serial berisi delapan episode ini juga sudah mengumpulkan 5,6 juta tayangan dan masuk ke daftar Top 10 Netflix. Capaian itu menandakan adanya minat awal yang solid terhadap proyek terbaru Matt dan Ross Duffer.

Mengutip laporan Deadline, angka tersebut tetap belum membuat Netflix melanjutkan serial ini ke musim berikutnya. Keputusan pembatalan ini memperlihatkan bahwa capaian awal yang baik tidak selalu menjamin keberlanjutan sebuah judul di layanan streaming.

Upaya Duffer Brothers keluar dari bayang-bayang Stranger Things

The Boroughs menjadi proyek baru Matt dan Ross Duffer setelah Stranger Things berakhir pada 31 Desember 2025. Serial ini kemudian menarik perhatian karena menawarkan pendekatan yang berbeda dari karya yang selama ini melekat pada nama mereka.

Jika Stranger Things identik dengan karakter remaja, The Boroughs justru mengandalkan jajaran pemeran yang lebih senior. Karena itu, sejumlah pengamat sempat menyebut serial ini sebagai semacam “Stranger Things versi cast senior”.

Perbedaan tersebut menunjukkan upaya Duffer Brothers membangun dunia cerita baru di luar formula yang sudah dikenal luas penonton. Namun, pembatalan lebih cepat dari perkiraan membuat arah pengembangan itu terhenti sebelum sempat berkembang lebih jauh.

Rencana tiga musim yang tak sempat berjalan

Penghentian setelah satu musim berarti sejumlah rencana cerita The Boroughs berpotensi tidak pernah hadir di layar. Kondisi ini tentu meninggalkan pertanyaan bagi penonton yang sudah mengikuti alur awal serial tersebut.

Meski begitu, serial ini masih tersedia di Netflix dan tetap mendapat respons positif dari sebagian penonton. Situasi tersebut kembali menunjukkan bahwa penerimaan audiens, ulasan yang baik, dan pertimbangan bisnis platform tidak selalu bergerak searah.

Kasus The Boroughs menambah daftar serial Netflix yang berakhir lebih cepat dari rancangan awal. Pada saat yang sama, nasibnya menjadi contoh lain bahwa nama besar kreator dan performa awal yang menjanjikan belum tentu cukup untuk mempertahankan sebuah serial di tengah ketatnya keputusan layanan streaming.

Source: lifestyle.bisnis.com

Berita Terkait