Netflix mulai menampilkan layar baru yang meminta setiap profil dalam satu akun dikaitkan dengan alamat email terpisah. Bagi pengguna akun bersama, perubahan ini langsung terasa seperti pembatasan baru karena layar tersebut disebut sulit ditutup sebelum langkah pengaturan selesai.
Kebijakan itu memantik pertanyaan besar di kalangan pelanggan yang terbiasa berbagi akun dalam satu rumah tangga. Selama ini, Netflix mengizinkan hingga lima profil berbeda dalam satu akun agar riwayat tontonan dan rekomendasi setiap pengguna tetap terpisah.
Email terpisah untuk login yang lebih mudah
Di layar pemberitahuan baru itu, Netflix menjanjikan “cara baru yang dipersonalisasi” untuk menikmati layanan. Pengguna diminta menambahkan alamat email untuk profil tertentu dengan alasan login akan lebih mudah, pemulihan akun lebih sederhana, dan saran tontonan menjadi lebih personal.
Namun, alasan tersebut belum sepenuhnya meyakinkan bagi sebagian pengguna. Fitur personalisasi rekomendasi sejatinya sudah lama menjadi bagian utama dari sistem profil Netflix, sehingga manfaat tambahannya dinilai tidak terlalu besar.
Bagi pengguna yang sering berpindah perangkat, pengaitan profil ke email sendiri memang bisa membantu. Mereka tidak perlu terus meminta bantuan pemilik email utama setiap kali ingin masuk ke perangkat baru.
Dampaknya terasa pada akun keluarga
Masalahnya, perubahan itu bisa membuat pengalaman akun bersama menjadi lebih rumit. Jika setiap profil wajib memiliki email berbeda, keluarga yang selama ini nyaman berbagi akun bisa menghadapi lebih banyak langkah saat mengelola profil.
Kondisi tersebut juga berpotensi merepotkan di perangkat bersama seperti tablet dan TV. Belum jelas apakah kebijakan ini hanya berlaku pada perangkat layar kecil atau nantinya diperluas ke semua jenis perangkat.
Di sisi lain, fitur profil selama ini membantu keluarga yang memiliki profil khusus anak atau anggota keluarga lanjut usia. Pemisahan akun membuat rekomendasi tetap relevan tanpa tercampur dengan kebiasaan menonton pengguna lain.
Masih tampak seperti uji coba terbatas
Sejauh ini, fitur tersebut belum tampak meluas ke seluruh pengguna. Salah satu indikasinya, dukungan pelanggan Netflix disebut belum memiliki penjelasan yang jelas saat pengguna menanyakan layar baru itu.
Dalam laporan yang beredar, dukungan Netflix bahkan menyarankan pengguna menghapus lalu memasang ulang aplikasi untuk menghilangkan halaman peringatan tersebut. Cara itu dilaporkan hanya bekerja sementara karena layar yang sama muncul lagi setelah aplikasi dibuka beberapa kali.
Pengguna Reddit dengan nama goodashbadash79 menyebut fitur itu masih bisa dimatikan lewat pengaturan akun. Langkahnya adalah membuka menu Account di Netflix atau mengakses netflix.com/account, lalu masuk ke menu Security dan menonaktifkan Feature testing.
Temuan itu memperkuat dugaan bahwa layar baru tersebut masih terkait pengujian produk, bukan aturan final yang sudah diterapkan penuh. Meski begitu, tampilannya yang tidak mudah ditutup membuat sejumlah pengguna menilai perubahan ini terasa lebih memaksa daripada sekadar eksperimen biasa.
Belum ada kepastian jadwal penerapan
Hingga kini, belum ada kepastian kapan perubahan ini akan dirilis lebih luas. Salah satu komentar pengguna menyebut fitur tersebut bisa mulai bergulir pada 7 Juli, tetapi informasi itu belum mendapat konfirmasi resmi.
Komentar yang sama juga menyebut Netflix akan berhenti mendukung kode autentikasi dua faktor melalui SMS. Namun, detail tersebut juga masih menunggu kepastian lebih lanjut dari perusahaan.
Respons awal publik cenderung negatif. Dalam jajak pendapat Android Authority yang diikuti 672 responden, 66% menyatakan tidak menyukai syarat email untuk profil pengguna, sementara 15% belum yakin, 13% mengatakan perubahan itu tidak memengaruhi mereka, dan hanya 7% yang menyukainya.
Data itu menunjukkan bahwa dorongan Netflix untuk membuat login lebih personal justru berisiko dipandang sebagai tambahan kontrol pada akun bersama. Selama manfaat tambahannya belum terasa lebih kuat daripada kerepotan yang muncul, perubahan ini tampaknya akan terus menuai penolakan.
Source: www.androidauthority.com






