Nissan membawa pengalaman berkendara mobil listrik ke Yogyakarta lewat teknologi e-POWER yang tidak membutuhkan pengisian daya di SPKLU. Sistem ini menempatkan motor listrik sebagai penggerak utama roda, sementara mesin bensin hanya berperan sebagai generator untuk menyuplai listrik ke baterai.
Skema tersebut menjawab kekhawatiran banyak calon pengguna soal kehabisan baterai di perjalanan. Pengemudi tetap bisa merasakan torsi instan, respons yang cepat, dan kabin yang senyap seperti mobil listrik, tetapi tanpa rutinitas mencari charger eksternal.
Cara kerja yang membedakan e-POWER
Berbeda dari hybrid konvensional, e-POWER tidak memakai mesin bensin untuk ikut menggerakkan roda. Nissan menempatkan mesin itu di balik layar agar fokusnya hanya menghasilkan daya listrik saat dibutuhkan.
Pendekatan ini membuat e-POWER diposisikan sebagai jalan tengah bagi konsumen yang ingin masuk ke era elektrifikasi. Karakternya tetap dekat dengan mobil listrik murni, namun pola pakainya lebih mudah diterima oleh pengguna yang belum ingin bergantung pada pengisian daya eksternal.
Branch Head Nissan Mlati Yogyakarta, Leo Andi Krisnawan, mengatakan kegiatan ini dibuat agar masyarakat Yogyakarta bisa merasakan langsung cara kerja motor listrik pada e-POWER. Ia menekankan bahwa pengemudi tetap dapat menikmati karakter mobil listrik tanpa kerepotan mencari charger.
Model yang diperkenalkan di Yogyakarta
Dalam kegiatan “e-POWER Driving Experience”, Nissan menampilkan beberapa lini elektrifikasinya. Model yang diperkenalkan meliputi All-New Nissan X-Trail e-POWER, Nissan Serena e-POWER, Nissan Kicks e-POWER, dan Nissan Terra.
Fokus terbesar tertuju pada All-New Nissan X-Trail e-POWER. SUV ini dibekali sistem AWD atau All-Wheel Drive serta lima mode berkendara yang bisa dipilih sesuai kondisi jalan.
Lima mode tersebut mencakup salju, jalan licin, eco, sport, dan off-road. Kombinasi itu menunjukkan bahwa kendaraan elektrifikasi tidak hanya diarahkan untuk penggunaan perkotaan, tetapi juga disiapkan untuk kebutuhan yang lebih fleksibel.
Konfigurasi tersebut memberi nilai tambah pada X-Trail e-POWER. Mobil ini menawarkan karakter halus dan responsif khas motor listrik, sekaligus tetap mendukung pengendaraan di permukaan jalan yang menantang.
Harga OTR Yogyakarta
Bagi konsumen yang ingin mengetahui kisaran banderolnya, Nissan Mlati menyiapkan daftar harga on the road untuk wilayah Yogyakarta. Daftar ini mencakup lini e-POWER serta satu SUV tangguh bermesin konvensional.
| Model | Varian | Harga OTR Yogyakarta |
|---|---|---|
| The All-New Nissan X-Trail e-POWER | 1 Tone | Rp 810.000.000 |
| The All-New Nissan X-Trail e-POWER | 2 Tone | Rp 820.500.000 |
| The All-New Nissan Serena e-POWER | 1 Tone | Rp 670.000.000 |
| The All-New Nissan Serena e-POWER | 2 Tone | Rp 674.500.000 |
| Nissan Kicks e-POWER | 1 Tone | Rp 537.600.000 |
| Nissan Kicks e-POWER | 2 Tone | Rp 539.600.000 |
| Nissan New Terra 4×4 (AT) | Varian Standar | Rp 794.900.000 |
Daftar tersebut memperlihatkan Nissan menawarkan pilihan kendaraan dalam satu ekosistem produk. Konsumen dapat memilih SUV, MPV, atau crossover sesuai kebutuhan mobilitas masing-masing.
Jadwal test drive di Yogyakarta
Kesempatan mencoba langsung lini e-POWER dibuka dalam dua sesi di Yogyakarta. Nissan Mlati menggelar kegiatan pada 18–20 Juni 2026, sementara special public dan media test drive berlangsung di House of Balcony, Ambarukmo Plaza, Yogyakarta, pada Sabtu 20 Juni 2026.
Bagi masyarakat yang tidak sempat datang ke lokasi pameran, unit test drive tetap bisa dicoba di dealer Nissan Mlati di Jalan Magelang. Dengan begitu, calon pembeli masih bisa merasakan sendiri bagaimana motor listrik menjadi penggerak utama dan mesin bensin bekerja sebagai pemasok listrik bagi baterai.
Source: www.suara.com






