Teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV menjadi sorotan utama pada Nissan Evalia terbaru yang sedang disiapkan Zhengzhou Nissan. Model ini diposisikan bukan hanya sebagai MPV keluarga, tetapi juga kendaraan yang sanggup menjangkau kebutuhan gaya hidup vanlife di China.
Langkah tersebut memperlihatkan arah baru yang cukup jelas. Evalia tidak lagi sekadar hadir sebagai mobil serbaguna, melainkan diarahkan ke segmen yang lebih spesifik dengan kemampuan yang lebih fleksibel untuk mobilitas harian sekaligus perjalanan wisata.
Disiapkan untuk pasar yang lebih khusus
Laporan media otomotif China menyebut peluncuran model ini ditargetkan pada kuartal keempat 2026. Artinya, Nissan dan Dongfeng Motor Group lewat anak usahanya, Zhengzhou Nissan, tampak ingin membaca perkembangan minat konsumen yang semakin terbuka terhadap kendaraan elektrifikasi dengan fungsi ganda.
Tren vanlife yang berkembang pesat di China menjadi alasan penting di balik pengembangan tersebut. Mobil ini diharapkan bisa dipakai untuk perjalanan jauh, tetapi tetap praktis untuk penggunaan sehari-hari di kota.
Wajah baru, identitas lama masih dipertahankan
Dari gambar yang beredar, bagian depan Nissan Evalia terbaru tampil lebih modern dan futuristis. Lampunya mengikuti gaya kendaraan elektrifikasi masa kini sehingga perubahannya terlihat cukup tegas dibanding generasi sebelumnya.
Meski begitu, siluet sampingnya tetap mempertahankan ciri khas Evalia yang sudah lama dikenal. Perubahan yang paling mudah dikenali justru ada pada desain handle pintu depan dan pintu geser yang kini memakai model horizontal.
Bagian belakang juga tidak mengalami perubahan total. Nissan tetap mempertahankan bentuk dasar generasi sebelumnya, lalu memberi sentuhan baru pada desain lampu agar tampil lebih segar.
Mesin PHEV dengan tenaga gabungan besar
Teknologi PHEV yang digunakan dikabarkan mengacu pada sistem yang sebelumnya dipakai sedan N6 di China. Sistem itu mengandalkan mesin bensin 1.500 cc dengan tenaga 101 hp, lalu dipadukan dengan motor listrik yang mampu menghasilkan hingga 208 hp.
Sumber energinya berasal dari baterai LFP berkapasitas 21,1 kWh. Sebagai pembanding, sistem serupa pada sedan N6 disebut mampu menempuh jarak listrik hingga 180 km, meski angka untuk versi MPV ini kemungkinan akan berbeda karena karakter kendaraan yang tidak sama.
Kaki-kaki sederhana, opsi lain masih jadi spekulasi
Pada sektor suspensi, Nissan Evalia terbaru memakai MacPherson Strut di depan dan torsion beam di belakang. Kombinasi ini umum digunakan untuk menjaga keseimbangan antara kenyamanan dan efisiensi biaya produksi.
Hingga kini belum ada informasi mengenai opsi AWD untuk model ini. Selain varian PHEV, muncul pula spekulasi bahwa Nissan menyiapkan pilihan mesin bensin 2.000 cc untuk versi konvensional serta mesin 1.200 cc dengan teknologi e-Power.
Harga belum dibuka, pasar menunggu kepastian
Zhengzhou Nissan belum mengumumkan harga resmi untuk Evalia terbaru. Namun sejumlah sumber memperkirakan banderolnya tidak akan jauh dari model sebelumnya yang berada di kisaran 79.800 hingga 127.800 yuan.
Jika dikaitkan dengan strategi produknya, kombinasi desain yang lebih modern, teknologi PHEV, dan arah pasar yang lebih spesifik membuat Nissan Evalia terbaru berpeluang menjadi salah satu MPV elektrifikasi paling menarik di China saat model ini meluncur nanti.
Source: moladin.com






