Nissan Grafite langsung diposisikan sebagai MPV murah tujuh penumpang yang siap meramaikan pasar mobil keluarga terjangkau. Model kompak tiga baris ini akan debut resmi di India pada Januari 2026, lalu pengumuman harga menyusul pada Maret 2026.
Basis yang dipakai Grafite adalah Renault Triber melalui platform CMF-A Plus. Dengan fondasi yang sama, Nissan bisa menjaga efisiensi pengembangan sekaligus mempertahankan banderol yang tetap kompetitif di segmen low MPV.
Walau berbagi basis dengan Triber, Nissan menyiapkan pembeda yang cukup jelas pada tampilan luar. Di bagian depan, Grafite mendapat bumper baru dan grille khas Nissan yang dibuat lebih agresif, sementara velg alloy-nya juga didesain ulang agar terlihat lebih sporty.
Lampu depan masih membawa kemiripan dengan Triber, tetapi elemen pencahayaannya diklaim tampil lebih modern. Pada bagian belakang, revisi terlihat di bumper, lampu belakang, serta tulisan “Grafite” di pintu bagasi.
Fokus pada keluarga dan kepraktisan
Di balik pendekatannya yang murah, Grafite tetap membawa konfigurasi tiga baris kursi. Panjang bodinya juga tetap berada di bawah empat meter, sehingga karakter mobil ini masih mengikuti format MPV kompak yang praktis untuk penggunaan harian.
Interior resminya memang belum diperlihatkan. Namun tata letak kabin diperkirakan tidak jauh dari Renault Triber, hanya saja Nissan disebut memberi sentuhan warna dan material khusus agar nuansanya terasa lebih premium.
Daya tarik utamanya tetap pada fleksibilitas kabin tujuh penumpang. Konsep ini membuat Grafite relevan untuk keluarga yang membutuhkan mobil serbaguna, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan bersama.
Untuk urusan fitur, mobil ini disebut akan membawa panel instrumen semi digital 7 inci. Di tengah dasbor tersedia layar sentuh infotainment 8 inci yang mendukung hiburan sekaligus konektivitas.
Sejumlah perlengkapan kenyamanan lain juga disiapkan. Di antaranya wireless charging, tombol start-stop engine, serta ventilasi AC hingga baris kedua dan ketiga.
Perhatian khusus pada keselamatan
Sektor keselamatan juga mendapat porsi penting pada Grafite. Nissan memproyeksikan mobil ini membawa enam airbag, sensor parkir depan dan belakang, hill assist, TPMS, serta kamera belakang.
Kombinasi itu menjadi nilai tambah yang menonjol untuk sebuah MPV murah. Di kelas dengan persaingan ketat, kelengkapan keselamatan sering menjadi faktor penentu bagi pembeli keluarga.
Dengan fitur yang lebih lengkap, Grafite berupaya tampil bukan hanya sebagai mobil terjangkau, tetapi juga sebagai opsi yang lebih meyakinkan untuk penggunaan sehari-hari. Pendekatan seperti ini bisa memperbesar daya tariknya bila benar masuk ke versi produksi.
Mesin kecil, biaya operasional efisien
Grafite diperkirakan memakai mesin bensin 1.0 liter naturally aspirated. Tenaga yang disebutkan berada di kisaran 76 dk dengan torsi 95 Nm.
Mesin tersebut bukan unit baru di lingkungan aliansi, karena konfigurasi serupa sudah digunakan pada Renault Triber, Nissan Magnite, dan Renault Kiger. Pilihan transmisinya terdiri dari manual lima percepatan dan AMT.
Susunan ini menunjukkan Nissan masih menonjolkan efisiensi biaya dan kemudahan penggunaan. Untuk segmen mobil keluarga terjangkau, karakter mesin kecil seperti ini memang cocok karena fokusnya ada pada efisiensi bahan bakar dan biaya operasional yang rendah.
India dipilih sebagai panggung perdana karena pasar tersebut dikenal besar untuk kendaraan kompak dan MPV murah. Langkah itu sejalan dengan strategi Nissan memperkuat posisi di kelas mobil terjangkau.
Meski belum ada konfirmasi soal pemasaran di Indonesia, nama Grafite tetap menarik perhatian. Pasar Tanah Air masih sangat akrab dengan MPV tujuh penumpang, sehingga model ini dinilai punya relevansi bila kelak dipasarkan lebih luas.
