Now Playing, Dikte Suara, Dan Kamera AI Membuat Google Pixel Terasa Lebih Berguna Setiap Hari

Google Pixel punya daya tarik yang sering baru terasa setelah dipakai harian, bukan hanya saat dipamerkan lewat kamera. Justru lewat fitur-fitur yang berjalan diam-diam, lini ini menawarkan pengalaman yang terasa lebih praktis untuk pemakaian sehari-hari.

Yang menarik, sebagian kemampuan khas Pixel kini tidak lagi hanya milik model paling mahal. Pixel 10a disebut sudah membawa banyak fitur khas Pixel, sehingga pengalaman utama dari Google mulai terasa lebih luas di luar varian Pro.

Daya tarik yang paling mudah dipakai setiap hari

Salah satu fitur yang paling berguna adalah Now Playing. Saat ponsel mendengar lagu di sekitar pengguna, judul lagu bisa langsung muncul di lock screen tanpa perlu membuka aplikasi musik terlebih dahulu.

Now Playing juga menyimpan riwayat lagu yang pernah dikenali. Fitur ini bahkan dapat berjalan tanpa koneksi internet karena Pixel mengunduh basis data lagu secara lokal saat fitur tersebut diaktifkan.

Google juga menyediakan Now Playing dalam bentuk aplikasi mandiri yang bisa diunduh lewat Play Store di Pixel. Versi ini memudahkan pengguna menelusuri riwayat lagu, lalu menghubungkannya ke platform streaming untuk mendengar lagu secara penuh.

Pencarian lagu yang tidak berhenti di deteksi otomatis

Now Playing tidak hanya mengandalkan pengenalan suara yang muncul secara otomatis. Jika lagu tidak terdeteksi, pengguna tetap bisa mencari secara manual di dalam aplikasi.

Pixel juga mampu mencoba mencocokkan lagu saat pengguna menyanyikan atau mendengungkannya. Untuk fitur atau aplikasi ini, perangkat yang didukung adalah Pixel 6 atau yang lebih baru dengan versi perangkat lunak terbaru.

Dikte suara yang terasa lebih cerdas di Gboard

Di luar musik, Pixel juga punya keunggulan saat pengguna mengetik dengan suara. Google Voice Typing menjadi salah satu pembeda, meski Gboard sendiri tersedia luas di Android.

Pada Pixel, fitur ini bekerja melalui opsi “Advanced voice typing features” yang bisa diaktifkan dari pengaturan Gboard. Setelah aktif, ikon mikrofon akan menyala dengan warna khas Google Assistant saat digunakan.

Hasil dikte terasa lebih responsif dan tingkat kesalahan lebih rendah. Tanda baca juga bisa dimasukkan otomatis, sementara perintah seperti “delete” atau “clear” dikenali sebagai instruksi, bukan sekadar kata yang diketik.

Kamera yang tetap mengandalkan AI

Kamera masih menjadi alasan utama banyak orang memilih Pixel. Google memanfaatkan computational photography agar hasil foto tetap seimbang dan detail, bahkan saat pengguna tidak banyak mengubah setelan kamera.

Di kelas yang lebih tinggi, ada Video Boost yang eksklusif untuk ponsel Pro, dimulai dari Pixel 8 Pro. Saat mode ini aktif, ponsel menyimpan file sementara di perangkat lalu mengirim versi yang diproses ke Google Photos untuk ditingkatkan detail dan eksposurnya.

Hasil video dibuat lebih bersih saat cahaya rendah. Pada perekaman siang hari, warna juga diperkaya sehingga hasilnya terasa lebih matang tanpa banyak langkah tambahan.

Fitur kamera untuk foto grup yang lebih praktis

Fitur lain yang menonjol adalah Add Me. Mode ini membantu pengguna mengambil foto grup dengan lebih mudah karena kamera meminta pengambilan gambar kedua setelah foto pertama selesai.

Pada pengambilan kedua, fotografer berganti posisi dengan salah satu orang di dalam frame. Hasil akhirnya adalah foto grup yang menampilkan semua orang, termasuk orang yang semula berada di balik kamera.

Pengalaman Android yang paling dekat dengan versi Google

Di luar fitur-fitur khas tadi, Pixel tetap menawarkan pengalaman Android yang sangat dekat dengan racikan Google. Ponsel Pixel juga mendapat pembaruan sistem paling awal, dan model Pixel 8 atau yang lebih baru dijanjikan hingga tujuh tahun pembaruan OS.

Google juga rutin merilis Pixel Drops yang membawa fitur baru ke perangkat Pixel. Dengan kombinasi dukungan panjang, tampilan yang nyaris stock, dan fitur seperti Now Playing, voice typing yang lebih cerdas, serta kamera berbasis AI, Pixel mempertahankan identitas yang mudah dikenali di pasar Android yang semakin padat.

Berita Terkait