500 Peserta di Magelang Didorong Masuk Pembiayaan Formal, OJK Perkuat Ekosistem Pangan Lokal

Upaya memperkuat ekosistem pangan lokal di Kabupaten Magelang kini diarahkan lebih jauh ke pembiayaan formal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Jawa Tengah mendorong akses keuangan yang lebih inklusif agar rantai pasok pangan dan sektor produktif di daerah itu makin kuat.

Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku usaha, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan dalam forum Kolaborasi Literasi dan Inklusi Keuangan (KLIK) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta business matching produk pangan lokal. Sebanyak 500 peserta terlibat, mulai dari SPPG se-Kabupaten Magelang, yayasan mitra SPPG, kelompok tani, peternak ayam petelur, hingga pemangku kepentingan lain.

Dorongan agar pembiayaan tidak berhenti di literasi

Fokus utama kegiatan ini tidak hanya pada edukasi keuangan, tetapi juga pada pembiayaan sektor produktif yang bersentuhan langsung dengan rantai pasok pangan. Melalui forum itu, para pihak didorong untuk memperluas akses layanan keuangan formal sekaligus memperkuat hubungan antara pelaku pangan lokal dan lembaga jasa keuangan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapat edukasi pengelolaan keuangan, pembiayaan, asuransi, dan investasi legal. Materi itu diarahkan agar literasi dan inklusi keuangan masyarakat meningkat, sehingga manfaat ekosistem keuangan dapat dirasakan lebih luas.

Kesepakatan bersama untuk ekosistem keuangan daerah

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, mengapresiasi penandatanganan Akta Kesepakatan Bersama Pengembangan Ekosistem Keuangan Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Kabupaten Magelang. Menurut dia, kerja sama itu diharapkan menjadi dasar implementasi program yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.

OJK menempatkan kolaborasi ini sebagai model sinergi antara ekosistem pangan lokal, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), industri jasa keuangan, dan pemerintah daerah. Dengan pola tersebut, akses keuangan dan ketahanan rantai pasok pangan di Jawa Tengah diharapkan ikut menguat.

Komponen KegiatanFokus UtamaPihak TerkaitJumlah Peserta
KLIK SPPG dan business matchingLiterasi, inklusi, dan pembiayaan pangan lokalOJK, TPAKD, pemda, industri jasa keuangan500 peserta

Pemkab Magelang ingin manfaatnya segera terasa

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem pangan lokal. Pemkab Magelang juga mendorong keterlibatan industri jasa keuangan untuk memperluas akses pembiayaan dan layanan keuangan formal.

Pengarah Bidang Pertanian pada Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah, Sarworini, berharap kegiatan ini menghasilkan langkah konkret yang bisa segera ditindaklanjuti. Ia menilai penguatan rantai pasok pangan harus berdampak pada kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM.

“Harapannya kegiatan ini mampu memperkuat rantai pasok pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM, serta mendukung keberhasilan Program MBG di Jawa Tengah,” jelasnya.

Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 1 Fanny Rifqy El Fuad, Direksi PT BPD Jawa Tengah Mas Waris, serta pimpinan sejumlah industri jasa keuangan. OJK berharap langkah ini mendukung Program Pengembangan Ekonomi Daerah dan memperkuat Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional.

Source: jatengpos.co.id
Berita Terkait