Oknum Polisi Terekam Merokok Tanpa Sabuk Saat Berkendara, Teguran Warga Malah Dibalas Santai

Author: Redaksi Android62

Respons warga yang merekam balik seorang oknum polisi saat sedang ditegur langsung menjadi sorotan utama dalam video yang beredar luas di media sosial. Di dalam rekaman itu, sang pengemudi berseragam tetap terlihat santai meski aksinya merokok sambil menyetir sudah memancing kritik.

Video tersebut cepat menyebar setelah diunggah salah satunya melalui akun Instagram Lambe Turah. Publik kemudian ramai membahas perilaku aparat yang terekam jelas di jalan saat kendaraan masih melaju.

Di rekaman itu, pria berseragam polisi tampak mengemudikan mobil sambil merokok di ruang publik. Warganet menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan keteladanan seorang aparat penegak hukum.

Sorotan publik tidak berhenti pada kebiasaan merokok saat berkendara. Pengemudi dalam video itu juga disebut tidak memakai sabuk pengaman, sehingga memunculkan dugaan pelanggaran lain yang terlihat langsung oleh warga.

Teguran dari warga muncul karena pengemudi dianggap melanggar aturan saat berada di jalan. Namun, alih-alih menghentikan perilaku itu, respons yang terekam justru berupa tindakan merekam balik.

Dalam keterangan unggahan, perekam menyebut sosok tersebut sudah berpangkat AKBP. Ia juga menuliskan bahwa polisi itu tetap merokok meski telah ditegur, dan disebut membalas dengan ucapan yang dinilai mengejek, termasuk tudingan “cemburu/iri”.

Perekam turut menyoroti soal sabuk pengaman dalam keterangannya. Ia menulis bahwa aparat itu “nggak tahu aturan” dan menegaskan lagi bahwa sang pengemudi memang tidak memakai sabuk.

Reaksi warganet pun ikut memanas setelah video tersebut beredar luas. Mayoritas komentar bernada kritik dan menyesalkan sikap aparat yang justru membantah teguran, bukan mengakui kesalahan atau memperbaiki perilaku di jalan.

Sebagian pengguna media sosial mempertanyakan alasan rekaman balasan itu dibuat. Mereka menilai tindakan tersebut tidak perlu jika tujuan awalnya adalah menyelesaikan persoalan secara tenang dan bijak.

Ada pula komentar yang menyoroti dampak perilaku itu terhadap kepercayaan publik. Warganet menilai tindakan seperti itu bisa merusak citra aparat, terlebih karena dilakukan di ruang publik dan disaksikan banyak orang.

Salah satu komentar yang muncul berbunyi, “Bapaknya ikut ngerekam buat apaan pak?” Komentar lain menyinggung bahwa fasilitas yang digunakan aparat berasal dari pajak masyarakat.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun tindak lanjut terhadap oknum dalam video tersebut. Rekaman itu masih terus dibicarakan sebagai contoh perilaku aparat di jalan raya yang dinilai tidak pantas.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru