Penjualan global OMODA & JAECOO sudah menembus lebih dari 1 juta unit hanya dalam waktu sekitar tiga tahun sejak debut pada 2023. Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa dua merek tersebut berkembang sangat cepat dan mulai punya bobot besar di pasar SUV serta kendaraan elektrifikasi.
Momentum itu diumumkan dalam ajang Beijing Auto Show 2026 melalui tema A Million Milestone. Di saat yang sama, OMODA & JAECOO juga menunjukkan bahwa ekspansi pasar yang agresif dan penguatan lini produk mereka mulai memberi dampak nyata di berbagai negara.
Laju penjualan yang terus naik
Pertumbuhan OMODA & JAECOO tidak bertumpu pada satu wilayah saja. Pada Maret 2026, penjualan bulanan mereka bahkan sudah melampaui 60.000 unit, sebuah angka yang menempatkan kedua merek itu dalam jajaran brand otomotif dengan pertumbuhan paling cepat di tingkat global.
Kenaikan tersebut juga memperlihatkan bahwa basis konsumen mereka tidak hanya terbentuk dari momentum awal peluncuran. Penjualan yang stabil dari waktu ke waktu menunjukkan adanya perluasan penerimaan pasar yang berlangsung konsisten di banyak kawasan.
Ekspansi jaringan yang sangat agresif
Salah satu alasan utama di balik akselerasi itu adalah pembukaan pasar baru dalam skala besar. Dalam tiga tahun terakhir, OMODA & JAECOO telah hadir di 69 pasar utama yang mencakup 18 pasar Uni Eropa, 15 pasar setir kanan, dan 36 pasar setir kiri.
Jaringan distribusinya juga berkembang pesat dengan lebih dari 1.300 dealer di berbagai negara. Rata-rata pembukaan satu pasar baru setiap 16 hari dan satu showroom baru setiap hari menggambarkan strategi ekspansi yang berjalan sangat cepat.
Eropa menjadi pendorong penting
Pasar Eropa memegang peran besar dalam performa global kedua merek ini. Kontribusinya mencapai sekitar 41,5 persen dari total penjualan dunia, sementara pertumbuhan tahunannya pada Maret 2026 tercatat sebesar 246 persen.
Di Inggris, OMODA & JAECOO masuk dalam enam besar dengan pangsa pasar 4,7 persen. Pada pasar yang sama, JAECOO 7 juga tercatat sebagai model terlaris di segmennya, menandakan bahwa penerimaan konsumen di kawasan itu berjalan kuat.
Kinerja positif juga muncul di sejumlah negara lain di Eropa. Penjualan di Spanyol dan Italia masing-masing telah melampaui 3.000 unit per bulan, sedangkan Polandia mencatat lebih dari 2.000 unit per bulan.
Indonesia ikut menunjukkan respons kuat
Di luar Eropa, Indonesia juga menjadi salah satu pasar yang menonjol. JAECOO J5 EV tercatat sebagai kendaraan listrik terlaris pada Maret 2026 dan memperkuat posisi merek ini di segmen SUV listrik.
Performa model tersebut terlihat konsisten sepanjang kuartal pertama 2026. JAECOO J5 EV membukukan 1.942 unit pada Januari, lalu naik menjadi 2.926 unit pada Februari, dan mencapai 2.775 unit pada Maret.
Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menyebut capaian global itu menunjukkan penerimaan pasar yang luas. Ia juga menegaskan respons positif di Indonesia, terutama terhadap JAECOO J5 EV yang berhasil menjadi mobil terlaris No. 1 di Indonesia pada Maret 2026.
Strategi produk dan teknologi ikut menguatkan posisi
Di balik pertumbuhan penjualan, OMODA & JAECOO menyiapkan pendekatan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Jim Ma menjelaskan bahwa sejak awal, kedua merek ini membangun kendaraan dengan fokus pada kebutuhan pasar, lalu menggabungkannya dengan teknologi Super Hybrid System atau SHS.
Teknologi SHS memadukan tenaga listrik dan mesin konvensional dalam satu sistem. Kombinasi itu membuat kendaraan bisa bekerja lebih efisien dengan tenaga listrik, sekaligus tetap menjaga performa dan jarak tempuh melalui dukungan mesin.
Dari sisi positioning, OMODA diarahkan untuk konsumen yang mencari gaya hidup dan ekspresi diri. Sementara itu, JAECOO difokuskan pada eksplorasi dan aktivitas luar ruang melalui konsep SUV.
Langkah berikutnya sudah disiapkan
Selain SHS, OMODA & JAECOO juga tengah menyiapkan pengembangan teknologi lain seperti VPD atau Valet Parking Driver yang memungkinkan kendaraan parkir otomatis. Ada pula AI Cabin yang akan diperkenalkan pada OMODA 4 untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih personal lewat integrasi kecerdasan buatan.
Ke depan, OMODA & JAECOO menargetkan penjualan tahunan mencapai 1 juta unit pada 2027. Strategi dua merek tetap akan dipakai, dengan OMODA fokus pada segmen crossover dan JAECOO pada segmen off-road premium.
Rencana lanjutan akan diumumkan pada 26 April di Wuhu dalam ajang Chery International Business Summit. Agenda itu mencakup pengenalan New Million Strategy sekaligus seremoni produksi perdana OMODA 4, yang memperlihatkan bahwa dorongan untuk memperluas pengaruh di pasar EV dan SUV global masih terus berlanjut.







