ONE OR EIGHT Bawa Gaya Yankee ke EN-GÏNE, Menolak Lepas dari Akar Jepang

Author: Redaksi Android62

ONE OR EIGHT menjadikan single YANKEE SQUAT sebagai pintu awal untuk EP EN-GÏNE yang mengangkat identitas lokal Jepang. Single pra-rilis ini dijadwalkan meluncur pada 15 Juli 2026.

Langkah tersebut menonjol karena grup ini tidak menyederhanakan karakter mereka saat jangkauannya meluas ke pasar internasional. ONE OR EIGHT justru memilih membawa unsur subkultur Jepang sebagai pusat narasi musiknya.

Rangkuman Proyek dan Perjalanan Grup

Informasi Detail
Single YANKEE SQUAT
Jadwal rilis 15 Juli 2026
Proyek Single pra-rilis pertama EP EN-GÏNE
Tur terakhir 1st LIVE TOUR -GATHER- di 10 kota Amerika Utara dan Selatan
Penghargaan Global Growth Award dari Billboard’s Global Power Players

Media Indonesia melaporkan bahwa ONE OR EIGHT telah memperkenalkan artwork dan detail perilisan YANKEE SQUAT. Lagu itu akan membuka rangkaian cerita yang dibangun untuk EP EN-GÏNE.

Proyek ini hadir setelah 1st LIVE TOUR -GATHER-, yang membawa grup tersebut tampil di 10 kota Amerika Utara dan Selatan. ONE OR EIGHT juga menerima Global Growth Award dari Billboard’s Global Power Players.

Pencapaian internasional itu tidak mengubah titik pijak yang dipilih grup dalam karya barunya. EN-GÏNE membawa gagasan bahwa seseorang tidak harus mengganti identitas hanya karena berada di lingkungan atau negara yang berbeda.

Simbol dari Ruang Sehari-hari

YANKEE SQUAT mengambil inspirasi dari budaya pemuda Yankee di Jepang yang lekat dengan gaya pemberontak. Posisi jongkok yang biasa terlihat di depan konbini atau area parkir diolah menjadi simbol kebersamaan dan harga diri lokal.

Ruang sederhana itu bukan sekadar latar visual bagi lagu ini. ONE OR EIGHT memaknainya sebagai tempat anak muda berkumpul, menegaskan keberadaan, dan membangun ikatan dengan komunitasnya.

Pilihan simbol tersebut memperlihatkan sikap grup terhadap asal-usul mereka. Mengklaim ruang dengan cara sendiri diposisikan sebagai sesuatu yang tidak perlu disembunyikan ketika tampil di panggung yang lebih luas.

Ritme Latin dan Tekstur Hip-Hop

Secara musikal, YANKEE SQUAT menggabungkan ritme Latin groove dengan tekstur hip-hop. Perpaduan itu tetap mempertahankan estetika bad-boy yang menjadi bagian dari warna ONE OR EIGHT.

Nuansa musiknya diarahkan pada energi malam musim panas saat teman-teman berkumpul di tempat yang akrab. Konbini dan area parkir dipilih sebagai gambaran ruang sosial yang dekat dengan keseharian anak muda Jepang.

Melalui YANKEE SQUAT, unsur budaya lokal tidak ditempatkan sebagai pelengkap dalam strategi ekspansi global. Elemen tersebut justru menjadi kekuatan utama untuk memperkenalkan arah kreatif EN-GÏNE.

Teaser EN-GÏNE telah dirilis untuk memberikan gambaran dunia visual dan narasi proyek ini. ONE OR EIGHT menegaskan bahwa perjalanan ke panggung internasional dapat berjalan beriringan dengan keterikatan pada rumah dan budaya asal.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru