OnePlus disebut tengah menyiapkan layar 185 Hz untuk lebih banyak ponsel, bukan hanya untuk OnePlus 16. Jika kabar ini benar, lonjakan refresh rate tersebut berpotensi menjadi standar baru di hampir seluruh lini smartphone OnePlus.
Informasi ini datang dari tipster Smart Pikachu, yang menyebut teknologi layar itu akan diperluas ke banyak model di jajaran OnePlus. Artinya, panel 185 Hz tidak lagi diposisikan sebagai fitur eksklusif untuk model paling atas.
Penerus Banyak Model 165 Hz Berpeluang Naik Kelas
KompasTekno dari Gizchina mencatat bahwa OnePlus saat ini sudah memiliki tujuh ponsel dengan refresh rate 165 Hz. Deretan perangkat itu mencakup OnePlus 15, Ace 6, Ace 6 Ultra, 15T, 15R, dan Nord 6.
Jika dugaan Smart Pikachu tepat, penerus dari model-model tersebut kemungkinan besar akan memakai layar 185 Hz. Perubahan ini menunjukkan arah strategi OnePlus yang tampak ingin mendorong refresh rate lebih tinggi ke lebih banyak kelas produk.
| Model OnePlus | Refresh Rate | Keterangan |
|---|---|---|
| OnePlus 15 | 165 Hz | Termasuk jajaran yang sudah beredar |
| Ace 6 | 165 Hz | Termasuk jajaran yang sudah beredar |
| Ace 6 Ultra | 165 Hz | Termasuk jajaran yang sudah beredar |
| 15T | 165 Hz | Termasuk jajaran yang sudah beredar |
| 15R | 165 Hz | Termasuk jajaran yang sudah beredar |
| Nord 6 | 165 Hz | Termasuk jajaran yang sudah beredar |
Alasan 185 Hz Dianggap Menarik
Secara teori, refresh rate yang lebih tinggi membuat tampilan layar terasa lebih mulus saat digulir. Dampaknya paling mudah terlihat ketika membuka aplikasi, menelusuri menu, atau bermain gim mobile.
Di pasar smartphone, banyak model kelas menengah hingga flagship masih bertahan di 120 Hz. Sebagian perangkat mulai naik ke 144 Hz, terutama di segmen HP gaming, sehingga 185 Hz akan menjadi lompatan yang cukup jauh bila benar diterapkan OnePlus.
OnePlus 16 Masih Jadi Kandidat Awal
Sebelum kabar perluasan ini muncul, OnePlus 16 lebih dulu disebut sebagai smartphone pertama perusahaan yang akan membawa layar 185 Hz. Bahkan, perusahaan sempat dikabarkan mengembangkan panel hingga 240 Hz.
Namun, laporan dari Digital Chat Station menyebut prototipe 240 Hz itu akhirnya dibatalkan. OnePlus kemudian memilih 185 Hz sebagai konfigurasi final untuk pengembangan layar generasi berikutnya.
Pasar Global Masih Belum Pasti
Meski arah pengembangan sudah mulai terlihat, seluruh informasi ini masih sebatas rumor dan belum diumumkan secara resmi oleh OnePlus. Smart Pikachu pun hanya membagikan dugaan soal perubahan strategi, bukan pernyataan perusahaan.
Di sisi lain, OnePlus juga masih menghadapi ketidakpastian terkait penjualan ponselnya di Amerika Serikat, Inggris, dan sejumlah negara Eropa. Kondisi itu disebut bisa memengaruhi seberapa luas penerapan layar 185 Hz di pasar global.
Karena itu, peluncuran awal di China masih menjadi skenario yang paling mungkin berjalan lebih dulu. Jika rumor ini terbukti, OnePlus berpotensi membuka babak baru persaingan layar smartphone dengan pendekatan yang jauh lebih agresif dari biasanya.
