OneXPlayer 3 langsung menempatkan diri di kelas premium lewat harga yang dimulai dari $1,399. Di level ini, perangkat handheld Windows tersebut tidak lagi bermain di segmen menengah, melainkan menyasar pengguna yang mencari performa tinggi dan fleksibilitas penggunaan dalam satu perangkat.
Varian dasar dibekali 24GB RAM dan 512GB penyimpanan. Di atasnya, tersedia konfigurasi 24GB/1TB seharga $1,499, lalu model 32GB/1TB berada di angka $1,699.
Desain yang tidak berhenti di mode handheld
Daya tarik utamanya ada pada pendekatan 3-in-1 yang jarang ditemukan di handheld Windows lain. OneXPlayer 3 menggunakan kontroler yang bisa dilepas dan keyboard magnetik, sehingga perangkat ini dapat dipakai sebagai handheld gaming, tablet mandiri, atau mini laptop.
Format tersebut membuat satu perangkat bisa dipindahkan dari bermain game ke mengetik dan konsumsi media tanpa harus berganti perangkat. Bagi pengguna yang menginginkan perangkat serbaguna, pendekatan ini menjadi pembeda utama yang sulit diabaikan.
Layar besar, panel AMOLED, dan target kelas berat
Di bagian depan, OneXPlayer 3 mengusung layar AMOLED 8,8 inci dengan orientasi native landscape dan resolusi 1920×1200. Panel ini mendukung HDR, cakupan warna 100% DCI-P3, kecerahan puncak hingga 1100 nits, serta refresh rate 144Hz VRR.
Sisi grafisnya juga tidak dibuat sekadarnya. Perangkat ini ditenagai Intel Arc G3 Extreme dan grafis Intel Arc B390, kombinasi yang menegaskan arah produk ini sebagai handheld untuk beban gaming yang berat.
Baterai besar dan pendinginan yang disiapkan serius
Untuk menopang performa, OneXPlayer 3 membawa baterai 85Wh dan mendukung mode full-power 35W. Kombinasi ini menunjukkan bahwa pabrikan tidak hanya mengejar bentuk yang fleksibel, tetapi juga tenaga yang tetap terjaga saat dipakai intensif.
Di sisi termal, perangkat ini mengandalkan vapor chamber seluas 11.203 mm² dan susunan sirip aluminium 16.644 mm². Sistem pendingin seperti ini penting untuk menjaga suhu tetap terkendali pada perangkat dengan spesifikasi setinggi ini.
Harga yang menantang rival di segmen premium
Struktur harga OneXPlayer 3 juga menarik karena kenaikan kapasitas penyimpanan tidak terlalu jauh dari model dasar. Lonjakan dari 512GB ke 1TB hanya menambah $100, sementara opsi 32GB/1TB menambah $200 dari model 24GB/1TB.
Dengan banderol awal di atas $1,000, perangkat ini jelas menyasar pembeli yang tidak hanya membandingkan harga, tetapi juga nilai fleksibilitas dan spesifikasi. Dalam konteks pasar, OneXPlayer 3 diarahkan untuk menekan pesaing seperti MSI Claw 8 EX AI+, yang dijual sedikit di atas $1,200 di Amazon dan memperoleh nilai 85% dalam ulasan Notebookcheck.
Kampanye crowdfunding lewat Indiegogo membuat seluruh konfigurasi harga sudah terlihat sejak awal masa pendanaan. Namun, skema seperti ini tetap membawa risiko karena ketersediaan produk tidak otomatis terjamin bagi setiap pendukung.
Source: www.notebookcheck.net






