Onvo L90 versi pembaruan akan tampil dengan lompatan besar pada sisi teknologi saat meluncur pada 21 April. SUV flagship dari sub-merek Nio Inc ini menjadi model pertama Onvo yang membawa LiDAR di atap sekaligus chip smart driving buatan Nio sendiri.
Perubahan itu membuat L90 tidak sekadar mendapat penyegaran tampilan, tetapi juga naik kelas dalam urusan sistem bantu berkendara. Di tengah persaingan SUV listrik mass-market yang semakin padat, Onvo tampaknya berusaha menonjolkan kombinasi desain, sensor, dan perangkat lunak dalam satu paket yang lebih matang.
LiDAR atap dan elemen baru di eksterior
Salah satu pembaruan yang paling mudah dikenali ada pada penempatan LiDAR bergaya watchtower di bagian atap. Onvo menyebut posisi tersebut membantu mobil “melihat lebih tinggi, lebih jauh, dan lebih akurat”, sehingga kemampuan smart driving bisa bekerja dengan dukungan sensor yang lebih lengkap.
Di bagian luar, Onvo juga menambahkan indikator cahaya biru kecil untuk smart driving pada kaca spion luar. Detail ini dipasang di area lekukan sambungan spion agar tampil rapi dan tetap menyatu dengan desain bodi.
Penyegaran visual lain hadir lewat dua pilihan warna bodi baru, yaitu purple-gold dan silver-purple. Kehadiran opsi warna ini ditujukan untuk memberi daya tarik yang lebih kuat di segmen SUV listrik yang dipenuhi banyak model baru dengan bahasa desain agresif.
Onvo juga menyematkan pelek multi-spoke 21 inci baru. Desain radial dengan kombinasi warna hitam dan perak memberi kesan lebih premium, sekaligus mempertegas posisi L90 sebagai model andalan merek tersebut.
Chip buatan sendiri gantikan solusi Nvidia
Pembahasan paling penting dari pembaruan ini justru ada di balik bodi mobil. L90 versi terbaru akan menjadi model pertama Onvo yang memakai chip smart driving Shenji NX9031 buatan Nio sendiri.
Langkah ini memperlihatkan arah baru Nio dalam mengurangi ketergantungan pada chip Nvidia yang sebelumnya digunakan Onvo. Sementara itu, merek utama Nio disebut sudah sepenuhnya memakai Shenji NX9031 untuk sistem smart driving.
Peralihan tersebut juga menunjukkan bahwa teknologi semikonduktor hasil pengembangan Nio mulai didorong ke lini sub-merek. Bagi Onvo, kehadiran chip internal menjadi penting karena smart driving kini menjadi salah satu pembeda utama di pasar kendaraan listrik.
Nio World Model ikut melengkapi paket baru
Selain chip internal, Onvo L90 terbaru juga akan membawa Nio World Model. Onvo menyebut sistem ini sebagai model driving berbasis embodied pertama di China yang ditujukan untuk smart driving.
Kombinasi LiDAR, chip buatan sendiri, dan model driving baru membuat L90 berada di posisi yang lebih tinggi dibanding versi sebelumnya. Fokus Onvo terlihat bukan hanya pada penampilan, tetapi juga pada susunan sensor dan perangkat lunak yang lebih maju.
Pembaruan ini datang di tengah upaya Onvo menjaga momentum di pasar yang sangat kompetitif. Pada Maret, merek Onvo mengirimkan 6.877 mobil baru, dengan L90 besar menyumbang 3.360 unit.
Harga dan posisi L90 di pasar
Saat ini, L90 dipasarkan dengan harga awal 265.800 yuan hingga 299.800 yuan. Menurut kepala produk Onvo, Eric Yu, biaya model yang diperbarui naik sekitar 10.000 yuan karena terdorong kenaikan harga komponen seperti memori performa tinggi.
Kenaikan biaya itu memperlihatkan tantangan yang harus dihadapi Onvo ketika mempertahankan daya saing di segmen SUV listrik besar. Meski begitu, L90 sudah menunjukkan pencapaian yang kuat sejak pengiriman resminya dimulai pada Agustus lalu.
Pada 3 April, total pengiriman kumulatif L90 tercatat mencapai 50.000 unit. Angka itu menandakan model ini sudah mendapat tempat di pasar, meski tekanan dari para pesaing terus meningkat.
Peluncuran versi pembaruan pada 21 April akan menjadi momen penting bagi Onvo untuk menunjukkan bagaimana desain baru, LiDAR atap, chip smart driving internal, dan Nio World Model dirangkai menjadi satu paket yang lebih cerdas untuk L90.
