Bagi pemain Neverness to Everness atau NTE di PC, opsi Ray Tracing tidak selalu langsung terlihat di menu grafis. Padahal, fitur ini justru menjadi salah satu bagian visual yang paling menarik karena mampu memperkuat pantulan cahaya, bayangan, dan suasana kota, terutama saat malam hari.
Kondisi itu membuat banyak pemain mencari cara agar pilihan tersebut muncul lebih dulu sebelum diaktifkan. Menariknya, ada trik yang dilaporkan bisa memunculkan opsi Ray Tracing dengan mengubah identitas kartu grafis di Windows Registry.
Mengapa opsi ini tidak langsung muncul
NTE memang mendukung Ray Tracing pada PC yang kompatibel, tetapi ketersediaannya tidak selalu sama di setiap perangkat. Game ini disebut membaca GPU yang terpasang dan menerapkan pembatasan berbasis hardware, sehingga menu Ray Tracing bisa tetap tersembunyi meski kartu grafis sebenarnya mendukung teknologi tersebut.
GameGPU menyebut Hotta Studio menerapkan batasan berdasarkan GPU untuk hardware ray tracing di NTE. Akibatnya, kartu grafis AMD dilaporkan belum menampilkan dukungan fitur itu di menu grafis game.
Masalah serupa juga disebut terjadi pada beberapa GPU NVIDIA RTX. Sejumlah model RTX 20 series dan RTX 30 series dilaporkan tetap tidak memunculkan opsi Ray Tracing, walau perangkat kerasnya sudah mendukung teknologi tersebut.
Cara yang disebut bisa memunculkan menu Ray Tracing
Langkah yang dilaporkan cukup spesifik, yaitu mengubah nama GPU di Windows Registry agar game membaca kartu grafis seolah-olah sebagai NVIDIA GeForce RTX 5070. Prosesnya dimulai dengan menekan Win + R untuk membuka kotak dialog Run di Windows.
Setelah itu, ketik regedit lalu tekan Enter untuk membuka Windows Registry Editor. Di dalamnya, arahkan panel kiri ke jalur HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Enum > PCI.
Di folder PCI, cari salah satu folder VEN_XXXXXXXX yang memuat nama kartu grafis yang digunakan. Setelah folder yang sesuai ditemukan, buka lalu klik ganda entri bernama DeviceDesc.
Pada bagian Value data, ubah nama GPU yang tercantum menjadi @oem35.inf,%nvidia_dev.2484%;NVIDIA GeForce RTX 5070. Setelah perubahan disimpan, tutup Registry Editor lalu restart PC.
Sesudah sistem menyala kembali, buka NTE dan masuk ke pengaturan grafis untuk mengecek apakah opsi Ray Tracing sudah muncul. Jika tampil, fitur itu tetap belum aktif otomatis dan masih harus dinyalakan secara manual dari menu grafis game.
Hal yang perlu diperhatikan saat mencari entri GPU
Proses ini menuntut ketelitian karena pemain mungkin perlu memeriksa beberapa folder VEN_XXXXXXXX sebelum menemukan entri DeviceDesc yang benar-benar sesuai dengan kartu grafis yang dipakai. Artinya, identitas GPU di Registry tidak selalu berada di folder pertama yang dibuka.
Karena itu, pencarian harus dilakukan dengan hati-hati agar perubahan diarahkan ke entri yang tepat. Langkah ini menjadi penting sebab hasil akhirnya bergantung pada apakah game membaca perubahan tersebut saat dijalankan kembali.
Apa yang berubah ketika Ray Tracing aktif
Saat fitur ini dinyalakan, tampilan Neverness to Everness menjadi lebih realistis. Efek yang paling terasa muncul pada refleksi kaca, jalan basah, sumber cahaya neon, serta nuansa kota pada malam hari.
Peningkatan visual terutama terlihat pada pantulan dan pencahayaan lingkungan. Bayangan dan permukaan reflektif juga tampak lebih hidup dibanding pengaturan grafis biasa.
Namun, kualitas gambar itu datang dengan beban performa yang cukup berat. Laporan dan benchmark dari GameGPU menunjukkan frame rate bisa turun cukup jelas, terutama pada resolusi yang lebih tinggi saat Ray Tracing diaktifkan.
Perangkat yang paling diuntungkan
Pengguna NVIDIA RTX punya keuntungan tambahan karena bisa memanfaatkan DLSS untuk membantu menjaga performa tetap lebih mulus. Kombinasi ini penting karena beban grafis NTE meningkat besar ketika pencahayaan lanjutan dinyalakan.
Untuk GPU RTX 40 series dan RTX 50 series yang mendukung DLSS, fitur ini dinilai layak dicoba karena peningkatan visualnya terlihat jelas. Pada kelas perangkat tersebut, pengalaman bermain bisa lebih seimbang antara kualitas gambar dan kelancaran frame rate.
Sebaliknya, GPU yang lebih lama bisa menghadapi stuttering, suhu yang lebih tinggi, atau frame rate yang kurang stabil. Kondisi itu dapat terasa baik saat pertempuran maupun ketika menjelajahi area kota.
Dalam banyak kasus, pemain tetap perlu mengaktifkan DLSS atau menurunkan beberapa pengaturan grafis lain agar permainan berjalan lebih mulus. Karena itu, Ray Tracing di NTE bukan hanya soal membuka satu opsi, tetapi juga menyesuaikan pengaturan agar visual dan performa tetap seimbang.
Source: tech.sportskeeda.com






