Motorola kembali memperkuat lini ponsel bergaya pen stylus lewat Moto G Stylus (2026), yang resmi diumumkan pada 7 April 2026 dan mulai tersedia pada 16 April 2026. Model ini menyasar pengguna yang butuh layar besar, fitur produktivitas berbasis stylus, dan baterai tahan lama dalam satu perangkat kelas menengah.
Di pasar global, Motorola membanderol perangkat ini di kisaran sekitar 500 euro, yang jika dikonversi langsung setara kurang lebih Rp8.700.000. Dengan posisi harga itu, Moto G Stylus (2026) masuk ke segmen menengah premium yang bersaing dengan banyak ponsel 5G lain yang menonjolkan performa, kamera, dan daya tahan.
Desain dan perlindungan bodi
Motorola mempertahankan pendekatan desain yang khas pada seri ini, dengan bodi berukuran 162,2 x 74,8 x 8,3 mm dan bobot 192 gram. Ponsel ini memakai kaca depan Gorilla Glass 3, bingkai plastik, serta punggung berbahan silicone polymer atau vegan leather yang memberi kesan lebih nyaman digenggam.
Perangkat ini juga membawa dukungan Nano-SIM dan eSIM, lalu tetap mempertahankan stylus sebagai ciri utama seri G Stylus. Dari sisi ketahanan, Motorola menyertakan sertifikasi IP68/IP69 untuk perlindungan terhadap debu dan air, serta klaim ketahanan level MIL-STD-810H, meski tetap dicatat bahwa sertifikasi tersebut tidak otomatis menjamin ketangguhan dalam kondisi ekstrem.
Layar AMOLED 120Hz dengan kecerahan tinggi
Motorola membekali Moto G Stylus (2026) dengan panel AMOLED 6,7 inci beresolusi 1220 x 2712 piksel. Layar ini mendukung refresh rate 120Hz, 1 miliar warna, HDR, dan puncak kecerahan hingga 5000 nits menurut spesifikasi pabrikan.
Hasil pengukuran internal menunjukkan kecerahan maksimum sekitar 1453 nits, angka yang tetap tergolong tinggi untuk penggunaan di luar ruangan. Rasio layar ke bodi yang mencapai sekitar 89,3 persen juga membuat tampilan terasa lega untuk menulis dengan stylus, menonton video, atau membaca dokumen.
Performa Snapdragon 6 Gen 3
Di bagian dapur pacu, Motorola memilih Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3 dengan fabrikasi 4 nm. Chipset ini dipadukan dengan CPU octa-core yang terdiri dari empat inti Cortex-A78 berkecepatan 2,4 GHz dan empat inti Cortex-A55 1,8 GHz, serta GPU Adreno 710.
Perangkat ini menjalankan Android 16 dan dijanjikan mendapat hingga dua pembaruan besar Android. Skor uji yang tercantum di sumber menunjukkan AnTuTu v10 sebesar 659.683 dan Geekbench 6 sebesar 2.894, yang menempatkannya di level cukup kompetitif untuk aktivitas harian, multitasking, dan sebagian kebutuhan gim menengah.
Memori, penyimpanan, dan konektivitas
Motorola menawarkan dua opsi memori internal, yaitu 128GB dengan RAM 8GB dan 256GB dengan RAM 8GB. Penyimpanan ini menggunakan format UFS 3.1, sementara slot microSDXC tetap tersedia secara terpisah.
Untuk konektivitas, Moto G Stylus (2026) sudah mendukung jaringan GSM, HSPA, LTE, dan 5G. Dukungan 5G-nya mencakup banyak pita frekuensi, termasuk SA, NSA, dan Sub6, lalu dilengkapi Wi-Fi tri-band, Bluetooth 5.4, NFC, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS, dan USB Type-C 2.0.
Sistem kamera yang lebih fleksibel
Pada sisi fotografi, Motorola memasang kamera utama ganda. Sensor utama beresolusi 50 MP dengan aperture f/1.8, ukuran sensor 1/1.56 inci, PDAF multidirectional, dan OIS, lalu didampingi kamera ultrawide 13 MP dengan sudut pandang 120 derajat.
Kamera belakang ini mendukung LED flash, HDR, panorama, serta perekaman video hingga 4K 30fps. Untuk kamera depan, Motorola menyematkan sensor 32 MP dengan dukungan HDR, dan kamera selfie ini juga bisa merekam video 4K 30fps, yang menjadi nilai tambah untuk panggilan video maupun konten media sosial.
Audio, baterai, dan pengisian daya
Motorola masih mempertahankan 3.5mm jack, fitur yang mulai jarang ditemukan di banyak ponsel kelas menengah baru. Ponsel ini juga membawa stereo speaker dengan Dolby Atmos dan dukungan audio resolusi tinggi 24-bit/192kHz Hi-Res audio.
Dari sisi daya, Moto G Stylus (2026) dibekali baterai 5200 mAh. Pengisian cepat wired 68W dan wireless 15W memberi fleksibilitas lebih bagi pengguna yang sering berpindah aktivitas dan tidak ingin terlalu lama menunggu pengisian.
Hasil uji dan daya tahan pemakaian
Data uji internal menunjukkan skor battery active use selama 12 jam 10 menit, yang mengindikasikan efisiensi penggunaan cukup baik untuk kategori ponsel layar besar. Pada pengujian speaker, perangkat ini mencatat -20,8 LUFS, dan hasil itu dikategorikan sangat baik.
Kombinasi baterai besar, chipset 4 nm, serta layar AMOLED dengan refresh rate adaptif membuat perangkat ini terlihat diarahkan untuk pemakaian panjang. Bagi pengguna yang sering mencatat, menggambar, atau bekerja lewat ponsel, keberadaan stylus menjadi fitur pembeda yang masih relevan di kelas ini.
Warna dan posisi pasar
Motorola menyiapkan dua pilihan warna Pantone, yaitu Coal Smoke dan Lavender Mist. Pilihan warna ini mempertegas arah desain yang lebih modern dan tetap menjaga identitas khas seri Moto G Stylus.
Dengan harga sekitar Rp8.700.000, Moto G Stylus (2026) berhadapan dengan banyak ponsel 5G yang menawarkan performa serupa, tetapi tidak semuanya menyertakan stylus, sertifikasi tahan air yang kuat, dan pengisian nirkabel. Di tengah persaingan tersebut, daya tarik utamanya tetap ada pada kombinasi layar besar, fitur stylus, audio lengkap, dan baterai yang dirancang untuk penggunaan aktif sepanjang hari.




