Pabrik Mobnas Pindad di Subang Siap Serap 2.000 Pekerja, Target 50.000 Unit

Author: Redaksi Android62

Proyek mobil nasional di Subang diproyeksikan menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja ketika fasilitasnya berjalan. Kebutuhan itu mencakup tenaga tingkat sarjana hingga teknisi untuk menopang kawasan manufaktur yang sedang disiapkan.

Skala proyek ini juga terlihat dari target produksinya yang bertahap. Pada tahap awal, kawasan industri terintegrasi itu ditargetkan mampu memproduksi hingga 50.000 unit kendaraan per tahun pada 2028, sebelum diarahkan naik menjadi 300.000 unit per tahun dalam visi jangka panjang.

Kawasan industri terintegrasi di lahan 539 hektare

Pabrik mobil nasional di Subang, Jawa Barat, direncanakan berdiri di atas lahan sekitar 539 hektare. Kawasan tersebut tidak hanya memuat fasilitas produksi, tetapi juga perkantoran, sarana uji, sarana perancangan dan pengembangan, serta kebutuhan pendukung lainnya.

Dengan rancangan itu, Subang disiapkan sebagai ekosistem manufaktur otomotif terintegrasi. Proyek ini tidak berhenti pada perakitan kendaraan, melainkan juga diarahkan untuk memperkuat pengembangan teknologi dan kapasitas industri pendukung di dalam negeri.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin telah meninjau pelaksanaan pengembangan proyek tersebut di Kabupaten Subang. Ia menilai kawasan mobil nasional sebagai instalasi strategis yang penting untuk mendukung penguatan industri nasional dan pembangunan ekosistem manufaktur yang terintegrasi.

Sjafrie juga menyoroti aspek penguasaan teknologi dalam proyek ini. Menurut dia, kehadiran dan operasionalisasi mobil nasional di Subang akan memberi dampak pada penguasaan teknologi otomotif berbasis listrik.

Pindad menyiapkan SDM dan target TKDN lebih tinggi

Mobil nasional itu akan digarap oleh PT Pindad, perusahaan yang sebelumnya mengembangkan SUV Maung. Kendaraan tersebut kini juga digunakan sebagai mobil kepresidenan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan mobil nasional itu tengah dirancang oleh Pindad. Ia berharap kendaraan tersebut memiliki tingkat komponen dalam negeri atau TKDN yang lebih tinggi dibandingkan mobil yang saat ini beredar.

Menurut Agus, rata-rata TKDN mobil listrik di Indonesia saat ini berada pada kisaran 30 sampai 70 persen. Karena itu, proyek mobil nasional diposisikan bukan hanya sebagai produk baru, tetapi juga sebagai upaya mendorong kedalaman struktur industri otomotif nasional.

Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa menyebut perusahaan telah menanamkan investasi sumber daya manusia untuk kepentingan proyek nasional ini sejak beberapa tahun lalu. Investasi itu mencakup tingkat perencana, pelaksana, hingga level yang lebih tinggi.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja tidak hanya muncul sebagai efek turunan dari hadirnya pabrik. Penguatan SDM juga disiapkan sebagai fondasi agar kapasitas produksi dan pengembangan teknologi dapat berjalan seiring.

Dorongan bagi industri otomotif nasional

Rencana pembangunan mobil nasional muncul di tengah upaya Indonesia memperbesar peran industri otomotif domestik. Dalam konteks ini, TKDN menjadi salah satu indikator penting yang terus mendapat perhatian pemerintah.

Agus menegaskan bahwa setiap kali mengunjungi pabrik, hal yang selalu ditanyakan adalah besaran TKDN. Pernyataan itu menegaskan bahwa keberhasilan proyek mobil nasional tidak hanya akan diukur dari jumlah unit yang diproduksi, tetapi juga dari seberapa besar nilai tambah yang bisa diciptakan di dalam negeri.

Karena itu, proyek di Subang membawa dua misi sekaligus. Di satu sisi, proyek ini membuka peluang kerja bagi sekitar 2.000 orang, dan di sisi lain menjadi instrumen untuk memperkuat industri, teknologi, serta rantai pasok otomotif nasional.

Pusat pengembangan yang memadukan pabrik, perkantoran, fasilitas uji, dan sarana riset juga memberi sinyal bahwa mobil nasional dirancang sebagai proyek jangka panjang. Fokusnya bukan sekadar menghadirkan kendaraan buatan dalam negeri, tetapi membangun kemampuan industri yang lebih mandiri dari hulu hingga hilir.

Source: oto.detik.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru