California kini menimbang cara yang tidak biasa untuk menjawab dua krisis sekaligus: air bersih yang terus tertekan dan kebutuhan listrik murah yang kian besar. Solusi itu datang dari kanal irigasi yang ditutup panel surya, sebuah gagasan yang menurut hasil awal Project Nexus punya potensi menyelamatkan air dalam jumlah sangat besar sekaligus menghasilkan listrik dalam skala besar.
Temuan paling mencolok dari studi proof-of-concept ini adalah angka proyeksinya. Jika seluruh 4.000 mil kanal di California dipasangi panel surya, para peneliti memperkirakan negara bagian itu dapat menghemat 63 miliar galon air per tahun dan menghasilkan surplus listrik hingga 13 gigawatt.
Potensi yang jauh melampaui kanal percobaan
Project Nexus digarap oleh Turlock Irrigation District (TID) Water & Power bersama California Department of Water Resources, Solar AquaGrid, dan University of California. Proyek ini dimulai pada 2022 dan instalasinya selesai serta mulai beroperasi pada 2025.
Meski panel hanya dipasang di sebagian kecil kanal dan pada lebar yang berbeda-beda, hasilnya sudah cukup untuk memicu perhatian lebih luas. Para peneliti menilai manfaat skala penuh bisa setara dengan air untuk mengairi 50.000 acre lahan pertanian atau menyediakan air bersih bagi 2 juta penduduk.
Bukan hanya listrik, tetapi juga air yang terselamatkan
Gagasan menaruh panel di atas saluran air ini menarik karena menutup permukaan kanal membantu mengurangi penguapan. Di wilayah seperti California, dampak kecil semacam itu dapat berarti penghematan air yang sangat penting bagi pertanian dan kebutuhan rumah tangga.
Selain itu, panel surya di atas kanal juga dapat mengurangi pertumbuhan gulma air yang kerap menghambat aliran kanal. Dengan begitu, manfaatnya tidak berhenti pada produksi energi, tetapi juga menyentuh efisiensi operasional infrastruktur air.
Masih ada pertanyaan soal biaya
Walau teknologinya dinilai sudah siap diterapkan, studi ini belum otomatis membuktikan bahwa pemasangannya di seluruh kanal California masuk akal secara ekonomi. Dr. Brandi McKuin, peneliti utama Project Nexus, menyebut penelitian tambahan masih diperlukan untuk memastikan kelayakan biaya dari skala yang lebih luas.
Roger Bales, profesor yang juga termasuk tokoh utama dalam tim Project Nexus, menegaskan bahwa teknologinya sudah siap digunakan. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada apakah ada pihak yang bersedia menanggung biayanya.
| Parameter | Perkiraan Hasil | Keterangan |
|---|---|---|
| Panjang kanal California | 4.000 mil | Jika seluruhnya ditutup panel surya |
| Penghematan air tahunan | 63 miliar galon | Proyeksi skala penuh Project Nexus |
| Surplus listrik | 13 gigawatt | Lebih dari setengah target energi surya California pada 2030 |
| Manfaat setara | 50.000 acre lahan pertanian atau 2 juta penduduk | Perkiraan padanan manfaat air |
Contoh serupa mulai bermunculan
Project Nexus bukan satu-satunya proyek kanal surya yang menunjukkan hasil menjanjikan. Pada 2024, Gila River Indian Community menyalakan kanal surya mereka sendiri dan menghasilkan listrik lebih banyak dari perkiraan.
Di tempat lain, instalasi panel surya skala besar juga menunjukkan dampak tambahan yang tidak selalu diprediksi sejak awal. Salah satunya adalah perubahan lanskap di sekitar farm besar di China yang membuat area gurun di sekitarnya menjadi sedikit lebih hijau, sementara panel surya juga menjadi tempat perlindungan tak terduga bagi spesies terancam seperti San Joaquin kit fox.
Di tengah meningkatnya kebutuhan energi, termasuk dorongan yang dipicu oleh pusat data AI, model seperti kanal surya mulai dilihat sebagai cara untuk menjawab dua persoalan dalam satu infrastruktur. Pertanyaan berikutnya bukan lagi semata-mata soal kemungkinan teknis, melainkan apakah biaya dan kemauan politiknya benar-benar akan ikut menyusul.







