Paripurna DPR Siap Bahas Arah Fiskal 2027, Prabowo Turun Langsung Pidato Di Senayan

DPR akan membuka sidang paripurna dengan agenda yang memuat pembahasan anggaran dan legislasi sekaligus, dan sorotan terbesar tertuju pada kehadiran Presiden Prabowo Subianto. Dalam forum itu, Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato mengenai kerangka ekonomi makro serta pokok-pokok kebijakan fiskal yang menjadi dasar penyusunan RAPBN.

Agenda tersebut membuat paripurna kali ini memiliki bobot politik yang lebih besar dari biasanya. Penyampaian langsung oleh kepala negara di hadapan anggota dewan juga menandai perhatian awal pemerintah terhadap arah belanja dan strategi keuangan negara.

Wakil Ketua DPR Saan Mustopa menyebut penyampaian itu memang sudah disiapkan dalam forum paripurna. Ia menegaskan bahwa Presiden akan hadir langsung untuk memaparkan pokok-pokok kebijakan fiskal di hadapan anggota dewan.

Di sisi lain, DPR juga akan menerima penyampaian kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027 dari pemerintah. Hal ini menempatkan pembahasan anggaran sebagai salah satu inti agenda, bukan sekadar pelengkap sidang.

Fokus pada RAPBN 2027 penting karena dokumen itu menjadi dasar awal dalam merancang arah belanja negara. Dari sana, pemerintah dan DPR akan memiliki pijakan untuk melanjutkan proses pembahasan anggaran berikutnya.

Paripurna ini juga tidak hanya berisi isu fiskal. DPR akan menerima laporan Badan Legislasi mengenai evaluasi perubahan kedua Program Legislasi Nasional atau Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2026, sebelum masuk ke tahap pengambilan keputusan.

Selain itu, fraksi-fraksi dijadwalkan menyampaikan pendapat atas Rancangan Undang-Undang usul inisiatif Komisi III. RUU tersebut berkaitan dengan perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Setelah pendapat fraksi disampaikan, DPR akan menentukan apakah RUU itu ditetapkan menjadi usul DPR. Tahap ini menjadi bagian penting dari proses legislasi yang ikut mewarnai sidang paripurna.

Kombinasi antara pidato Presiden, pembahasan RAPBN 2027, evaluasi Prolegnas, dan agenda RUU membuat sidang ini padat kepentingan. Dalam satu forum, DPR akan menampung arah kebijakan fiskal pemerintah sekaligus menjalankan agenda legislasi yang strategis.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait