Paris FC Siapkan Gaji Bintang untuk Greenwood, Marseille Dihadapkan Pilihan Sulit

Marseille kini menghadapi situasi yang tidak nyaman setelah nama Mason Greenwood kembali masuk radar klub dengan kekuatan finansial besar. Paris FC disebut siap bergerak agresif untuk menguji keteguhan klub asal Prancis selatan itu lewat tawaran bernilai tinggi yang dipersiapkan untuk bursa transfer musim panas mendatang.

Dorongan Paris FC datang dari ambisi yang sedang mereka bangun setelah mendapat sokongan baru dari keluarga Arnault dan Red Bull. Laporan Goal.com menyebut proyek tersebut bukan hanya soal belanja pemain, tetapi juga bagian dari upaya membangun fondasi yang lebih serius untuk masa depan klub.

Paris FC Siapkan Paket yang Sulit Ditolak

Ketertarikan Paris FC terhadap Greenwood tidak berhenti pada rencana menawarkan biaya transfer besar. Klub ibu kota Prancis itu juga dikabarkan siap menaikkan daya tarik proposal dengan gaji setara pemain bintang Paris Saint-Germain serta bonus penandatanganan dalam jumlah besar.

Laporan dari But! Football Club menyebut tawaran awal yang disiapkan Paris FC masih belum berada di level valuasi Greenwood. Karena itu, klub tersebut tampaknya siap memperkuat paket agar Marseille mau mempertimbangkan langkah yang lebih jauh.

Paris FC melihat Greenwood sebagai bagian penting dari proyek baru mereka. Selain ingin memperkuat daya gedor, langkah ini juga mencerminkan dorongan klub untuk tampil lebih ambisius setelah dukungan modal baru membuka ruang gerak yang lebih luas.

Greenwood Masuk Rencana Lini Depan

Di atas lapangan, Greenwood punya bekal yang membuat namanya tetap menarik. Sejak bergabung dengan Marseille, penyerang berusia 24 tahun itu sudah mencatat 62 penampilan di Ligue 1 dengan koleksi 36 gol dan 12 assist.

Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu aset paling bernilai di skuad Marseille. Tidak hanya produktif, Greenwood juga dinilai cocok untuk proyek yang tengah dibangun Paris FC bersama Antoine Kombouare, terlebih klub itu sebelumnya sudah mendatangkan Ciro Immobile.

Kombinasi nama-nama tersebut menunjukkan arah yang ingin ditempuh Paris FC. Mereka tidak sekadar mencari pemain baru, tetapi mencoba membentuk barisan depan yang mampu menaikkan level tim secara nyata.

Marseille Masih Pegang Kendali, Tetapi Tidak Bebas Tekanan

Bagi Marseille, situasi ini jelas rumit karena Greenwood punya kontribusi yang sulit diabaikan. Di satu sisi, mempertahankan pemain yang sedang tajam tentu penting untuk stabilitas tim, tetapi di sisi lain nilai jualnya kini bisa menjadi sumber pemasukan yang sangat besar.

Informasi yang beredar menunjukkan Marseille tidak akan mengambil keputusan dengan tergesa-gesa. Klub itu disebut hanya akan membuka pintu jika paket yang datang benar-benar sepadan dengan kontribusi sang penyerang di lapangan.

Artinya, Paris FC harus menyiapkan proposal yang jauh lebih meyakinkan bila ingin membuat Marseille goyah. Tekanan semakin besar karena tawaran tersebut bukan datang dari klub biasa, melainkan dari sesama tim Prancis yang kini memiliki dukungan finansial baru dan ambisi yang mulai terlihat jelas.

Manchester United Juga Menunggu Efeknya

Pergerakan ini ternyata tidak hanya berdampak bagi dua klub Prancis tersebut. Manchester United masih memiliki kepentingan dalam potensi penjualan Greenwood di masa depan melalui klausul bagi hasil yang mereka simpan.

The Peoples Person melaporkan bahwa persentase yang masih menjadi hak United diperkirakan berada di kisaran 40 hingga 50 persen. Dalam kesepakatan saat Greenwood pindah ke Marseille pada 2024, disebutkan juga bahwa Marseille wajib memberikan 60 persen dari harga penjualan masa depan kepada United, dan nilainya naik menjadi 65 persen jika Les Phoceens lolos ke Liga Champions.

Jika transfer berikutnya benar-benar terjadi, aliran dana dari penjualan itu bisa memberi ruang tambahan bagi United dalam menyusun rencana skuad. The Athletic melaporkan klub tersebut menargetkan empat rekrutan utama pada musim panas nanti, dengan komposisi dua gelandang, satu striker berpengalaman, dan satu bek kiri.

Dengan kondisi seperti itu, masa depan Greenwood ikut menjadi bagian dari pergerakan besar di pasar transfer. Paris FC ingin melaju cepat lewat modal baru, Marseille harus menjaga aset yang produktif, sementara Manchester United terus memantau dampak finansial dari setiap langkah yang terjadi di belakang layar.

Berita Terkait