Pasar Wage Siap Ditata Ulang, Gerbang Utama Pindah Ke Sisi Selatan

Pemkab Banyumas menyiapkan langkah besar untuk menata ulang Pasar Wage Purwokerto dengan memindahkan gerbang utama ke sisi selatan. Skema ini diproyeksikan membuat arus keluar-masuk lebih lancar sekaligus membantu mengurangi kepadatan di sekitar kawasan pasar.

Rencana tersebut menjadi salah satu fokus pembenahan karena Pasar Wage dinilai membutuhkan penanganan menyeluruh pada sejumlah bagian yang sudah mendesak. Dari sisi bangunan maupun akses, pasar ini disebut menyimpan titik-titik yang perlu segera diperbaiki agar aktivitas perdagangan tetap aman dan tertib.

Arah baru sirkulasi pasar

Pemindahan pintu utama ke arah selatan dipandang sebagai cara untuk memperbaiki mobilitas pedagang dan pengunjung. Dengan pola akses baru, distribusi barang juga diharapkan lebih tertib karena tidak lagi bertumpu pada alur lama yang selama ini berjalan.

Untuk mendukung penataan tersebut, Pemkab Banyumas menyiapkan anggaran dari APBD kabupaten hampir Rp30 miliar khusus untuk pembebasan lahan. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono juga membuka peluang agar kebutuhan lain dapat dibantu melalui Pemprov Jawa Tengah atau Kementerian Perdagangan.

Bagian yang rusak ikut masuk daftar prioritas

Selain soal akses, perhatian juga tertuju pada 20 los di sisi kiri Pasar Wage yang belum tertata. Ahmad Luthfi menilai area itu perlu segera ditangani setelah ada koordinasi lanjutan dengan bupati.

Sisa bangunan pascakebakaran menjadi persoalan lain yang tidak bisa ditunda. Bagian atas yang masih rusak disebut berpotensi membahayakan pedagang jika tidak segera direhabilitasi.

Lantai dua disiapkan untuk fungsi ekonomi baru

Pemkab Banyumas juga menaruh perhatian pada lantai dua Pasar Wage yang mangkrak sejak kebakaran. Area ini diharapkan bisa masuk dalam sinergi anggaran bersama Pemprov Jawa Tengah dan Kementerian Perdagangan.

Sadewo menyebut bagian yang selama ini mati ingin diubah menjadi pusat kuliner malam. Dengan begitu, kawasan pasar tetap memiliki denyut ekonomi meski jam operasional pasar utama sudah berakhir.

Dukungan dari provinsi ikut dikawal

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberi sinyal kuat dukungan terhadap rehabilitasi dan penataan ulang pasar tersebut. Ia menyebut penganggaran bisa dilakukan melalui APBD Provinsi atau stimulus dari Kementerian Perdagangan.

Peninjauan dilakukan usai Ahmad Luthfi mengikuti Purwokerto Half Marathon bersama Sadewo Tri Lastiono. Dalam kesempatan itu, kondisi fisik Pasar Wage dinilai memang membutuhkan penanganan cepat agar aktivitas perdagangan tetap aman, tertib, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Source: www.jawapes.or.id

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer