Pasokan Tersendat dan Harga Naik, Lumin Belum Mampu Mengejar Harapan Pasar

Author: Redaksi Android62

Penjualan Changan Lumin baru mencapai 119 unit hingga bulan Mei lalu. Angka ini jauh di bawah ekspektasi awal yang sempat memprediksi mobil listrik hatchback tersebut bisa menembus lebih dari 1.000 unit setelah meluncur pada akhir tahun lalu.

Performa itu menempatkan Lumin dalam sorotan, terutama karena segmen hatchback listrik di Indonesia sedang ramai. Di tengah persaingan yang makin padat, model ini justru belum bergerak secepat yang diharapkan Changan.

Pasokan Masih Menjadi Penghambat

Changan menjelaskan bahwa penjualan Lumin yang belum maksimal dipengaruhi gangguan pasokan, seperti dikutip ridertua.com. Kondisi tersebut membuat pengiriman ke konsumen tersendat, meski mobil ini sudah dirakit lokal.

Dengan situasi itu, masalah Lumin tidak hanya berada pada minat pasar. Ada indikasi bahwa produksi atau distribusi belum berjalan mulus sehingga unit yang tersedia belum mampu mengejar permintaan yang diharapkan.

Model Posisi Pasar Catatan
Changan Lumin BEV entry level Baru 119 unit hingga bulan Mei lalu
Deepal S07 SUV listrik mewah Menjadi produk lain Changan di segmen berbeda

Harga Naik Bertahap

Selain pasokan, harga juga ikut membentuk persepsi pasar terhadap Lumin. Saat pertama kali dirilis, harga termurahnya disebut berada di Rp 178 juta, lalu naik bertahap hingga varian paling murah kini tembus Rp 222 jutaan.

Bagi sebagian konsumen, banderol itu sudah tidak lagi terasa seperti mobil murah. Namun, posisinya masih berada di bawah Rp 300 jutaan sehingga tetap masuk kategori terjangkau untuk sebuah hatchback listrik.

Persaingan di Kelas Hatchback Listrik Makin Ketat

Lumin berhadapan dengan pasar yang tidak longgar. EX2 sudah hadir sejak akhir tahun lalu dan langsung menjadi salah satu BEV terlaris, sementara Atto 1 sempat menyandang status mobil listrik terlaris tahun lalu sebelum penjualannya turun drastis akibat transisi ke produksi lokal.

Chery juga menyiapkan model Q untuk menambah tekanan di segmen ini. Di tengah kondisi tersebut, Changan memilih tidak menempatkan Lumin sebagai rival langsung bagi Deepal.

Lumin Tetap Jadi Pintu Masuk Changan

Untuk saat ini, Lumin masih menjadi satu-satunya model Changan yang dipasarkan di Indonesia. Posisinya diarahkan sebagai hatchback listrik terjangkau dengan desain retro-modern dan karakter yang berbeda dari lini Deepal.

Ke depan, Deepal akan menambah dua model lagi lewat Deepal S05 yang disiapkan dalam varian REEV dan BEV. Langkah itu memperlihatkan strategi Changan untuk membagi pasar secara jelas, dengan Lumin di kelas entry level dan Deepal di segmen yang lebih tinggi tanpa saling berebut calon pembeli.

Berita Terbaru