Pastor Dallas Ini Pakai Jersey Argentina, Messi Dipanggil ke Gereja

Seorang pastor di Dallas menarik perhatian dengan cara yang tak biasa saat Piala Dunia 2026 berlangsung. Luis Prado tampil mengenakan jersey Argentina di balik jubah pastornya, lalu merekam video singkat saat dirinya menggocek bola dan menendang ke gawang.

Aksi itu bukan sekadar hiburan. Prado ingin mengirim undangan terbuka kepada Lionel Messi, para pemain Argentina, dan warga asal negeri Tango yang sedang singgah di Dallas selama beberapa hari.

Undangan ke Messi dan skuad Argentina

Argentina saat itu berada di Dallas untuk melawan Austria pada 23 Juni lalu di Dallas Stadium. Di momen tersebut, Pastor Luis Prado dari Paroki San Bernardo de Claraval memanfaatkan sorotan sepak bola untuk mengajak mereka datang ke gereja.

“Saya mengundang mereka, tetapi sepertinya mereka tidak akan datang,” ujar Prado sambil tertawa kepada media Argentina, Clorin.

Prado juga menyebut banyak jemaat bertanya misa mana yang akan dihadiri Messi. Menurut dia, kehadiran kapten Argentina itu akan membuat gereja penuh sesak.

Tokoh / TempatKeterangan
Luis PradoPastor 34 tahun asal Argentina yang melayani di Dallas
San Bernardo de ClaravalParoki tempat Prado beribadah di Dallas
Dallas StadiumLokasi pertandingan Argentina melawan Austria
ClorinMedia Argentina yang memuat pernyataan Prado

Di paroki tempatnya beribadah, terdapat gambar Bunda Maria dari Luján, santo pelindung bagi warga Argentina. Prado berharap para pemain bisa menjadi teladan dalam hal iman sehingga lebih banyak orang menemukan kedamaian lewat figur para juara dunia itu.

Jejak hidup Prado sebelum tiba di Texas

Prado berasal dari keluarga besar yang hidup dalam tradisi keagamaan yang kuat. Ia adalah anak kedelapan dari 15 bersaudara, dan dalam keluarganya ada empat pastor serta dua biarawati.

Keluarganya kini tersebar di sejumlah negara. Sebagian melayani sebagai misionaris di Papua Nugini, Australia bagian utara, Mesir, Argentina, dan Ekuador.

Sebelum bertugas di Dallas, Prado sempat menghabiskan lima tahun di Spanyol. Setelah itu ia dikirim ke Maryland dan kemudian tiba di Texas, meski awalnya direncanakan pergi ke Papua Nugini.

Ia tinggal di Dallas sejak 2020, ketika pembatasan Covid mulai berlaku. Dari sana, Prado menjalankan pelayanannya sambil sesekali membawa kedekatan antara sepak bola dan iman ke dalam ruang gereja.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terkait