Saham Strategy yang dibeli Direktur FBI Kash Patel kini berada jauh di bawah harga masuknya. Jika posisinya masih utuh, nilai investasi itu telah tergerus sekitar 44% sejak Patel membeli saham perusahaan treasury Bitcoin tersebut pada November lalu.
Patel tercatat membeli saham Strategy senilai antara $100,000 hingga $250,000 pada 21 November, ketika harga MSTR berada di kisaran $181. Saat ini, saham itu diperdagangkan di sekitar $100.55, sehingga kerugian atas posisi tersebut membesar seiring penurunan harga.
Pengungkapan yang terlambat menarik perhatian
Kepemilikan itu tidak langsung muncul dalam laporan keuangan Patel. Formulir wajib baru diperbarui pada akhir Mei, dan dokumen itu menyebut saham Strategy tersebut “inadvertently omitted.”
Padahal, transaksi itu semestinya sudah masuk dalam pengungkapan keuangan yang ditandatangani Patel pada awal Desember. Berdasarkan hukum federal, pejabat pemerintah tertentu termasuk direktur FBI wajib melaporkan transaksi efek di atas $1,000 dalam waktu 45 hari.
Kerugian mengikuti pelemahan pasar kripto
Dengan asumsi saham itu belum dijual, kerugian Patel di Strategy diperkirakan berada di kisaran $44,000 sampai $110,000. Rentang itu bergantung pada besaran pasti pembelian awal yang berada di antara $100,000 dan $250,000.
Penurunan tersebut terjadi saat pasar kripto masih tertekan selama berbulan-bulan. Dalam satu tahun terakhir, harga Bitcoin turun lebih dari 41%, dari di atas $106,000 menjadi $61,933 pada saat penulisan.
| Data | Nilai Awal | Kondisi Kini | Dampak |
|---|---|---|---|
| Investasi Kash Patel di Strategy | $100,000–$250,000 | MSTR sekitar $100.55 | Turun sekitar 44% |
| Harga Bitcoin | Di atas $106,000 | $61,933 | Turun lebih dari 41% |
Strategy ikut terseret penurunan Bitcoin
Strategy dikenal sebagai perusahaan treasury crypto paling menonjol di Wall Street. Perusahaan ini telah menumpuk lebih dari 847,000 BTC, dengan nilai lebih dari $52 miliar pada harga saat ini.
Model penyimpanan kripto tersebut sempat memberi keuntungan besar ketika harga Bitcoin naik. Namun, saat pasar berbalik melemah, nilai saham Strategy ikut tertekan dengan cepat karena kinerjanya sangat terkait dengan pergerakan aset digital itu.
Pada musim panas lalu, saham Strategy sempat melonjak ke atas $442 ketika harga Bitcoin naik tajam dan minat terhadap aset digital memuncak. Sejak itu, saham perusahaan tersebut sudah turun lebih dari 77%.
Tekanan tambahan dari analis
Tekanan terhadap Strategy tidak hanya datang dari pasar. Awal pekan ini, analis memangkas target harga saham itu dari $400 menjadi $260 karena kelemahan Bitcoin yang masih berlanjut.
Kasus Patel kini menambah sorotan pada risiko saham yang sangat bergantung pada pergerakan kripto. Di tengah kewajiban pelaporan pejabat publik, posisi yang ia beli menjadi contoh terbaru betapa cepatnya nilai investasi dapat berubah ketika sentimen pasar Bitcoin berbalik arah.






