Santunan Pegadaian Syariah Tak Lagi Sekadar Bantuan, Literasi Sejak Dini Jadi Sorotan

Author: Redaksi Android62

PT Pegadaian (Persero) Unit Pelayanan Syariah Pondok Jaya memperluas makna santunan anak yatim dengan memasukkan edukasi literasi keuangan syariah sejak dini. Kegiatan yang digelar di Kantor Cabang Pelayanan Syariah Pondok Aren pada Senin (29/6) itu tidak hanya berisi pemberian bantuan tunai dan perlengkapan ibadah.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa program sosial perusahaan kini diarahkan agar memberi dampak yang lebih panjang, bukan sekadar bantuan sesaat. Dalam pelaksanaannya, panitia juga membatasi penggunaan plastik sekali pakai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Integrasi ESG di tingkat kegiatan

Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Kepala Unit UPS Pondok Jaya, Putri Utami Dewi, menyebut program itu sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan yang diintegrasikan secara holistik dengan nilai environmental, social, and governance atau ESG. Ia menegaskan bahwa kehadiran Pegadaian harus memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola tidak hanya dibahas dalam strategi besar perusahaan. Nilai itu juga diterapkan pada teknis kegiatan di lapangan, mulai dari bentuk bantuan hingga pembatasan plastik sekali pakai.

Literasi keuangan syariah dikenalkan sejak dini

Selain santunan, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mengenalkan literasi keuangan syariah kepada anak-anak. Edukasi seperti ini dinilai penting karena dapat membangun pemahaman dasar tentang pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah sejak usia dini.

Putri menilai program sosial yang baik seharusnya tidak berhenti pada pemberian bantuan. Menurutnya, manfaat berkelanjutan perlu dibangun melalui edukasi, kepedulian lingkungan, dan penguatan nilai sosial di tengah masyarakat.

Tata kelola dijaga agar penyaluran tepat sasaran

Pemimpin Cabang CPS Pondok Aren, Cepi Kurnia Nugraha, menilai kolaborasi antara UPS Pondok Jaya dan CPS Pondok Aren menjadi bentuk nyata penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau governance. Ia menyebut setiap penyaluran dana kepedulian umat didokumentasikan dan disalurkan secara tepat sasaran.

Ce pi berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban penerima sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus berprestasi. Dengan begitu, aspek sosial dalam program ini tidak hanya hadir sebagai kepedulian, tetapi juga sebagai dorongan agar penerima manfaat memiliki kesempatan yang lebih baik.

Apresiasi dari wilayah

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2, Maryono, mengapresiasi inisiatif jajaran unit dan cabang di lapangan. Ia menilai integrasi ESG dalam kegiatan korporasi kini sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Maryono menyebut kegiatan santunan tersebut sebagai manifestasi konkret dari pilar sosial perusahaan. Pola seperti ini membuat program CSR tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan perusahaan dengan masyarakat.

Melalui kegiatan itu, Pegadaian berharap kontribusi sosial yang dijalankan dapat terus memberi manfaat berkelanjutan bagi warga sekitar. Santunan, edukasi keuangan syariah, dan kepedulian lingkungan ditempatkan sebagai satu rangkaian yang saling menguatkan dalam penerapan ESG di tingkat operasional.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru