Peladn HO5 menarik perhatian karena menawarkan sesuatu yang jarang hadir di kelas mini PC ringkas, yaitu port OCuLink untuk GPU eksternal. Kombinasi ini membuat perangkat mungil tersebut tidak berhenti pada grafis terintegrasi, melainkan masih punya jalur untuk naik kelas saat kebutuhan kerja atau bermain gim meningkat.
Di dalam bodi berukuran 130 x 130 x 55 mm, HO5 mengandalkan AMD Ryzen AI 9 HX 470 yang membawa 12 core dan 24 thread berbasis arsitektur Zen 5. Prosesor ini dapat melaju hingga 5.2GHz dan dilengkapi NPU 55 TOPS, sementara total kemampuan sistem disebut mencapai hingga 86 TOPS.
Angka itu membuat HO5 berada di atas ambang 40 TOPS yang dipakai Microsoft untuk fitur AI lokal Copilot+. Dengan bekal tersebut, Peladn jelas menempatkan perangkat ini bukan sekadar sebagai PC meja kerja, tetapi juga sebagai mesin ringkas untuk beban komputasi yang lebih serius.
Grafis terintegrasi tetap disiapkan, ekspansi ada di belakang pintu
Untuk penggunaan harian, HO5 tetap memakai Radeon 890M terintegrasi dari AMD. Solusi ini dinilai masih memadai untuk menjalankan gim esports populer dan sejumlah gim AAA lawas pada setelan yang wajar.
Namun, daya tarik utamanya justru muncul dari port PCIe Gen3 OCuLink 4i di sisi bodi. Antarmuka ini memungkinkan koneksi ke dock GPU eksternal dengan hambatan bandwidth yang lebih kecil dibanding USB4 standar.
Dengan pendekatan tersebut, pengguna bisa memulai dari konfigurasi ringkas lalu menambahkan GPU diskret ketika dibutuhkan. Pola ini membuat HO5 lebih fleksibel untuk pekerjaan kreatif, akselerasi grafis, maupun skenario gim yang menuntut performa lebih tinggi.
Spesifikasi inti dibuat serius, meski RAM tidak bisa di-upgrade
Peladn membekali HO5 dengan memori LPDDR5X-6400 sebesar 32GB yang dipasang onboard. Konsekuensinya, kapasitas RAM tersebut tidak dapat ditingkatkan setelah pembelian.
Di sisi penyimpanan, motherboard menyediakan dua slot M.2 2280 PCIe 4.0 x4, dan salah satunya sudah terisi SSD NVMe 1TB bawaan. Artinya, ruang ekspansi masih tersedia tanpa harus mengganti drive utama yang sudah terpasang.
Untuk menjaga suhu, perusahaan memakai vapor chamber yang dipadukan dengan turbo fan. Langkah ini penting karena seluruh komponen tadi dikemas dalam chassis kecil yang harus tetap stabil saat menangani beban berat.
| Komponen | Rincian |
|---|---|
| Prosesor | AMD Ryzen AI 9 HX 470 |
| CPU | 12 core, 24 thread, Zen 5, hingga 5.2GHz |
| NPU | 55 TOPS |
| Grafis | Radeon 890M |
| RAM | 32GB LPDDR5X-6400 onboard |
| Penyimpanan | 2 slot M.2 2280 PCIe 4.0 x4, 1 SSD NVMe 1TB bawaan |
Port lengkap untuk meja kerja modern
Di panel depan, HO5 menyediakan satu port USB-C 40Gbps, dua port USB-A 10Gbps, dan jack audio kombo 3.5mm. Susunan ini memberi akses cepat untuk perangkat yang sering digunakan dan mudah dilepas-pasang.
Bagian belakangnya membawa dua port USB-A 480Mbps, dua port Ethernet RJ45 2.5GbE, satu HDMI 2.1 FRL, dan satu DisplayPort 1.2. Kehadiran dua port jaringan 2.5GbE menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan koneksi kabel lebih serius.
Sistem ini juga mendukung hingga tiga layar sekaligus. Untuk konektivitas nirkabel, Peladn menyertakan Wi‑Fi 7 dan Bluetooth 5.4.
Harga dan posisi di tengah persaingan mini PC
Peladn menjadwalkan peluncuran global HO5 pada akhir Juni 2026. Di pasar global, harga perangkat ini ditetapkan US$1.299, sedangkan di China dijual 7.599 yuan dengan konfigurasi standar 32GB RAM dan SSD 1TB.
Dari sisi tampilan, HO5 memakai desain mini PC kotak yang relatif standar, tetapi tetap diberi area pencahayaan RGB multi-mode di panel atas. Sentuhan ini membuatnya tidak sepenuhnya polos di tengah banyaknya mini PC ringkas lain di pasar.
Persaingan di segmen ini memang makin padat, termasuk dari Minisforum M2 Pro dan MS-03 berbasis Panther Lake yang diklaim mampu mencapai hingga 180 TOPS, serta ASUS ROG NUC 16 Edition 20 dengan GPU RTX 5090 dan desain semi-transparan. Peladn memilih jalur berbeda lewat kombinasi ukuran ringkas, fokus AI lokal, dan dukungan OCuLink untuk ekspansi GPU eksternal.
Source: www.gizmochina.com





