Perebutan posisi teratas IBL kembali memanas saat Pelita Jaya Basketball bersua Satria Muda Pertamina Jakarta di GMSB Kuningan, Jakarta. Duel ini langsung menyita perhatian karena kedua tim berada di dua posisi teratas klasemen sementara dan hasilnya dapat mengubah jarak persaingan di papan atas.
Pelita Jaya datang sebagai pemuncak klasemen dengan catatan 17 kemenangan dan dua kekalahan. Di belakangnya, Satria Muda menguntit dengan 15 kemenangan dan empat kekalahan, sehingga laga ini membawa pengaruh langsung terhadap peta persaingan menuju fase berikutnya.
Bagi Pelita Jaya, pertandingan ini tidak hanya soal mempertahankan posisi puncak. Tim tersebut juga memburu kemenangan kedua atas Satria Muda musim ini sekaligus peluang mencatat sapuan bersih dalam satu musim, yang akan menjadi sejarah baru sejak IBL memakai format kandang dan tandang.
Tensi laga makin tinggi karena Satria Muda membawa misi balas dendam. Mereka pernah kalah 59-65 pada pertemuan pertama musim ini di Bandung Arena pada 1 Februari 2026, meski sempat unggul 10 poin saat kuarter ketiga menyisakan lima menit.
Kemenangan itu menjadi modal penting bagi Pelita Jaya saat kembali menghadapi rivalnya di kandang sendiri. Pada laga sebelumnya, mereka menunjukkan respons kuat di kuarter keempat dan menutup periode tersebut dengan keunggulan 24-14 untuk membalik keadaan.
Pertandingan ini juga menyorot dua kapten IBL All-Star, Andakara Prastawa Dhyaksa dan Yudha Saputera. Keduanya tampil menonjol pada duel pertama musim ini dan menjadi tumpuan permainan tim masing-masing.
Prastawa mencatat 13 poin, 11 rebound, dan dua assist dalam pertandingan itu. Ia juga memasukkan empat tripoin dari delapan percobaan, memperlihatkan peran besar di lini serang Pelita Jaya.
Di kubu Satria Muda, Yudha membukukan 10 poin, 10 assist, dan enam rebound. Meski kontribusinya cukup lengkap, performa itu belum mampu menghindarkan timnya dari kekalahan.
Gabungan antara perebutan puncak klasemen, rivalitas antarkota, dan pertemuan pemain kunci membuat laga ini terasa lebih besar daripada pertandingan reguler biasa. Setiap hasil di GMSB Kuningan akan memberi gambaran tentang siapa yang paling siap menjaga konsistensi saat persaingan papan atas semakin rapat.
Source: www.beritasatu.com