QJMOTOR menyiapkan insentif yang berbeda untuk pembeli motor gede di Pekan Raya Jakarta atau PRJ 2026. Setiap konsumen yang membeli moge selama gelaran itu akan langsung mendapat hadiah perjalanan wisata ke China tanpa melalui undian.
Skema tersebut menjadi penekanan utama QJMOTOR dalam menarik perhatian pengunjung pameran. Di saat pembeli moge memperoleh hadiah langsung, konsumen motor non-moge tetap mendapat kesempatan liburan ke China melalui mekanisme undian resmi.
Berlaku juga di jaringan dealer resmi
Program yang sama tidak hanya hadir di PRJ 2026, tetapi juga berlaku di seluruh jaringan dealer resmi QJMOTOR. Periode pembelian yang masuk ke program ini berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026.
Bagi pembeli kendaraan non-moge, peluang untuk ikut berangkat ke China tetap tersedia. Namun, QJMOTOR menetapkan bahwa hadiah bagi segmen tersebut diberikan lewat undian, bukan secara langsung seperti pada pembeli moge.
Strategi apresiasi untuk konsumen
Head of Marketing QJMOTOR Indonesia, Andronicus Kosasih, mengatakan keputusan membeli kendaraan sekarang tidak hanya ditentukan spesifikasi. Menurut dia, pengalaman yang dihadirkan merek ikut memengaruhi pilihan konsumen.
QJMOTOR menyebut program ini sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan di Tanah Air. Melalui hadiah perjalanan ke negara asal pabriknya, konsumen diajak melihat langsung perkembangan teknologi otomotif global.
Andronicus juga menjelaskan bahwa kombinasi hadiah langsung untuk lini Big Bike dan undian untuk semua tipe motor dipakai untuk menghargai loyalitas konsumen. Pada saat yang sama, QJMOTOR ingin menunjukkan ekosistem, inovasi, dan skala produksi global yang mereka miliki.
Lini produk yang dibawa ke Indonesia
Sebagai pendatang baru di pasar roda dua Indonesia, QJMOTOR membawa portofolio yang cukup beragam. Di kategori moge, model yang tersedia adalah SRK 800 RR, TOURINO 700 SX, dan SRV 600 V.
Untuk kategori non-moge, QJMOTOR sudah menyiapkan 11 pilihan produk. Kehadiran banyak model ini menunjukkan upaya merek tersebut memperluas jangkauan ke lebih banyak segmen konsumen di Indonesia.
