Mitsuoka Motors kembali menyiapkan kejutan lewat sebuah roadster retro baru yang berbasis Mazda MX-5 Miata generasi keempat atau ND. Teaser resmi yang dirilis menunjukkan arah desain yang sangat berbeda dari mobil asalnya, sehingga identitas aslinya nyaris tertutup.
Langkah ini menegaskan kembali ciri khas Mitsuoka sebagai pabrikan Jepang yang gemar mengubah mobil modern menjadi kendaraan bergaya klasik. Dengan fondasi MX-5 ND, perusahaan tersebut tampaknya ingin mempertahankan keunggulan mobil donor sambil menghadirkan tampilan yang jauh lebih eksklusif.
Basis MX-5 ND tetap menjadi andalan
Pemilihan Mazda MX-5 ND bukan keputusan yang mengejutkan, karena model ini dikenal sebagai salah satu roadster paling lincah di kelasnya. Bobot ringan, distribusi berat ideal, dan pengendalian yang menyenangkan membuatnya cocok menjadi dasar mobil bergaya retro.
Filosofi “Jinba Ittai” khas Mazda juga tetap menjadi bagian penting dari karakter MX-5. Dengan fondasi seperti itu, Mitsuoka dapat mengubah eksterior secara besar tanpa harus mengganggu struktur mekanikal yang sudah terbukti andal.
Desain klasik disembunyikan rapat
Teaser yang beredar belum memperlihatkan banyak detail, tetapi siluet roadster kompaknya masih terlihat jelas. Panel bodi baru diperkirakan akan memberi tampilan yang sangat berbeda dari MX-5 standar.
Sejumlah pengamat menduga arah desainnya akan mengambil inspirasi dari roadster klasik Inggris atau mobil sport Amerika era 1960-an. Gaya itu sejalan dengan kebiasaan Mitsuoka yang kerap menghadirkan lampu bulat, grille besar beraksen krom, dan lekuk bodi membulat.
Mesin bawaan Mazda paling mungkin dipertahankan
Spesifikasi resmi memang belum diumumkan, tetapi peluang terbesar adalah penggunaan mesin SkyActiv-G 2.0 liter empat silinder naturally aspirated milik Mazda MX-5. Jika dipertahankan, mobil ini tetap akan membawa karakter responsif khas roadster Jepang modern.
Selain mesin, sistem suspensi, transmisi, dan teknologi keselamatan juga diperkirakan masih mengacu pada platform Mazda. Pendekatan tersebut memberi keuntungan bagi calon pembeli yang menginginkan tampilan klasik tanpa harus berurusan dengan keterbatasan teknis mobil klasik asli.
Jejak Rock Star dan Himiko menjadi pembanding
Proyek berbasis MX-5 sebenarnya bukan hal baru bagi Mitsuoka. Rock Star menjadi salah satu contoh paling dikenal, karena mengubah MX-5 menjadi sangat mirip Chevrolet Corvette C2 Sting Ray dari era 1960-an.
Model itu sempat mendapat sambutan positif karena memadukan gaya mobil otot Amerika dengan keandalan mobil Jepang modern. Produksi yang terbatas juga membuatnya menarik perhatian kolektor.
Mitsuoka sebelumnya juga melahirkan Himiko, model yang memakai basis MX-5 tetapi tampil seperti roadster Inggris klasik. Dengan kap mesin panjang dan proporsi elegan, Himiko menjadi salah satu kendaraan paling ikonik dalam sejarah perusahaan.
Berpotensi jadi mobil koleksi baru
Melihat pola produksi Mitsuoka selama ini, model baru tersebut kemungkinan akan dibuat dalam jumlah terbatas. Strategi itu sering membuat mobil-mobil mereka memiliki nilai koleksi yang tinggi di pasar kendaraan spesial.
Kombinasi desain klasik, teknologi modern, dan eksklusivitas produksi menjadi daya tarik utama yang sulit ditiru merek lain. Karena itu, roadster retro anyar ini berpeluang besar menjadi incaran penggemar otomotif yang mencari sesuatu yang benar-benar berbeda dari mobil sport konvensional.
Hingga kini, Mitsuoka masih merahasiakan nama resmi, spesifikasi lengkap, dan harga mobil tersebut. Namun teaser yang sudah muncul cukup untuk memancing perhatian, terutama karena pabrikan ini punya rekam jejak kuat dalam mengubah Mazda MX-5 menjadi interpretasi klasik yang sangat berbeda.
