Pemerintah Siapkan Lelang 700 MHz dan 2,6 GHz, XLSMART Bergerak Cepat Indosat Masih Mengkaji

Rencana pemerintah melelang pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz pada tahun depan langsung menjadi perhatian besar bagi operator seluler. Dua spektrum ini dinilai memiliki peran penting untuk menambah kapasitas jaringan, memperluas jangkauan layanan, dan mendukung kebutuhan data yang terus meningkat.

Di tengah rencana tersebut, XLSMART menunjukkan sikap paling tegas dengan menyatakan siap mengikuti seleksi. Sementara itu, Indosat Ooredoo Hutchison belum mengambil keputusan final karena pembahasan internal masih berlangsung.

Minat operator pada frekuensi baru

Frekuensi baru selalu menjadi incaran utama dalam industri telekomunikasi karena kontribusinya sangat besar terhadap kualitas layanan. Ketersediaan spektrum menentukan seberapa baik operator dapat menjaga sinyal, melayani trafik data, dan memperkuat efisiensi jaringan.

Bagi operator seluler, kesempatan memperoleh tambahan frekuensi bukan hanya soal menambah aset, tetapi juga menyangkut posisi kompetitif di pasar. Karena itu, setiap rencana lelang kerap memicu kalkulasi bisnis yang cukup ketat.

Sikap XLSMART lebih terbuka

Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSMART, Reza Mirza, menegaskan perusahaan akan ikut dalam proses seleksi yang disiapkan pemerintah. Pernyataan ini memperlihatkan bahwa XLSMART melihat peluang strategis dari dua pita yang akan dilelang.

Langkah tersebut menunjukkan minat yang kuat terhadap spektrum baru, terutama karena frekuensi dianggap sebagai sumber daya terbatas. Dalam industri seluler, penguasaan spektrum yang tepat sering menjadi penentu dalam memperbaiki kualitas layanan dan mendukung pertumbuhan penggunaan data.

Indosat belum mengambil keputusan

Berbeda dengan XLSMART, Indosat Ooredoo Hutchison masih menahan sikap. Perusahaan menyebut pembahasan internal terus berjalan sebelum menetapkan langkah resmi terkait lelang frekuensi tersebut.

Sikap hati-hati seperti ini lazim terjadi di industri telekomunikasi yang padat modal. Operator biasanya mempertimbangkan kebutuhan jaringan, prioritas investasi, serta dampak jangka panjang sebelum masuk ke proses seleksi frekuensi.

Dua pita dengan fungsi berbeda

Pita 700 MHz dan 2,6 GHz memiliki karakteristik yang saling melengkapi. Keduanya sama-sama penting, tetapi digunakan untuk tujuan jaringan yang berbeda.

  1. 700 MHz cocok untuk cakupan yang lebih luas dan penetrasi sinyal yang lebih baik.
  2. 2,6 GHz lebih tepat untuk memperbesar kapasitas jaringan dan mendukung trafik data yang tinggi.
  3. Keduanya membantu penguatan layanan 4G dan pengembangan kualitas jaringan seluler.

Pita 700 MHz sering disebut frekuensi emas karena masuk kategori low-band. Spektrum ini muncul dari proses peralihan siaran televisi analog ke digital atau Analog Switch Off, lalu dimanfaatkan untuk layanan seluler.

Keunggulan utamanya terletak pada jangkauan yang lebih luas dan kemampuan menembus bangunan dengan lebih baik. Karena itu, pita ini dinilai efektif untuk memperkuat sinyal di dalam ruangan, kawasan padat, dan wilayah yang sulit dijangkau jaringan konvensional.

Peran 2,6 GHz bagi layanan data

Berbeda dari 700 MHz, spektrum 2,6 GHz berada di kelompok mid-band yang lebih sesuai untuk kapasitas besar. Pita ini dirancang untuk menangani lalu lintas data yang tinggi dan menjaga kecepatan internet tetap stabil.

Karakter tersebut membuat 2,6 GHz relevan untuk wilayah padat pengguna dan penguatan layanan 5G. Dalam konteks persaingan operator, ketersediaan pita ini dapat membantu peningkatan kualitas layanan saat permintaan data terus bertambah.

Arah kebijakan pemerintah

Seleksi dua pita frekuensi itu disiapkan untuk mendorong layanan internet pita lebar bergerak yang lebih merata. Pemerintah juga menargetkan layanan berbasis 4G bisa menjangkau desa dan kelurahan yang masih tertinggal akses telekomunikasinya.

Di saat yang sama, pembukaan frekuensi baru juga menjadi bagian dari dorongan untuk memperkuat kualitas internet berkecepatan tinggi. Penguatan jaringan 5G ikut menjadi salah satu arah kebijakan yang diharapkan terbantu lewat lelang tersebut.

Dengan nilai strategis yang tinggi, hasil seleksi frekuensi ini akan sangat menentukan langkah operator dalam beberapa tahun ke depan. Frekuensi yang berhasil didapatkan bukan hanya memperkuat jaringan, tetapi juga memengaruhi daya saing dalam melayani kebutuhan digital pelanggan di seluruh Indonesia.

Source: www.cnbcindonesia.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer