Pemkot Madiun Siapkan 150 Bantuan Rumah dan Jamban, 100 RTLH Jadi Fokus Utama

Pemerintah Kota Madiun menyiapkan 150 bantuan sosial pada 2026 untuk hunian dan sanitasi warga. Dari jumlah itu, 100 unit dialokasikan untuk perbaikan rumah tidak layak huni atau RTLH, sementara 50 unit lainnya untuk pembangunan jamban sehat.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyebut program tersebut dibiayai melalui APBD dan mulai berjalan pada bulan ini. Menurut dia, langkah itu ditujukan agar warga berpenghasilan rendah bisa menempati rumah yang lebih layak, sehat, dan aman.

Fokus pada kebutuhan dasar warga

Pemkot Madiun memandang rumah layak sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Hunian yang layak juga dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mewujudkan kehidupan yang sehat dan sejahtera.

Karena itu, program perbaikan RTLH tetap menjadi salah satu perhatian utama pemerintah kota. Skemanya tidak hanya bersumber dari APBD, tetapi juga melibatkan dukungan pemerintah pusat, TNI, Polri, serta kerja sama atau CSR dengan instansi pemerintah dan swasta.

F Bagus Panuntun berharap bantuan RTLH mampu meningkatkan kualitas hidup warga Kota Madiun. Ia juga menaruh harapan agar penerima manfaat dapat segera menempati rumah yang lebih aman dan lebih baik untuk mendukung kesehatan keluarga.

Rincian bantuan per kecamatan

Dari total bantuan yang disiapkan, Kecamatan Kartoharjo memperoleh 34 RTLH dan 11 jambanisasi. Kecamatan Taman mendapat 31 RTLH dan 21 jambanisasi, sedangkan Kecamatan Manguharjo dialokasikan 35 RTLH dan 18 jambanisasi.

KecamatanRTLHJambanisasi
Kartoharjo3411
Taman3121
Manguharjo3518

Program ini menjadi rangkaian bantuan sosial yang diarahkan langsung ke kebutuhan paling mendasar warga. Selain memperbaiki kondisi tempat tinggal, pemerintah kota juga menargetkan penyediaan jamban sehat agar lingkungan hunian ikut membaik.

Dengan komposisi itu, total bantuan yang disiapkan pada 2026 mencapai 150 unit. Pemkot Madiun berharap program tersebut benar-benar memberi dampak nyata bagi keluarga penerima, terutama dalam hal kenyamanan, kesehatan, dan keamanan tempat tinggal.

Source: jatim.antaranews.com

Berita Terkait