Pemulangan 9 WNI Tuntas Setelah Insiden GSF, Sugiono Sebut Penahanan Relawan Langgar Hukum Internasional

Author: Redaksi Android62

Pemerintah Indonesia menilai penahanan relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 oleh pasukan Israel sebagai tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Menlu Sugiono menegaskan, perlakuan terhadap para relawan kemanusiaan itu melanggar hukum internasional karena mereka sedang menjalankan misi bantuan untuk warga Palestina di Gaza.

Sugiono juga menilai kekerasan terhadap peserta pelayaran GSF 2.0 merendahkan martabat kemanusiaan. Ia menekankan bahwa tindakan seperti itu tidak boleh terulang lagi karena para relawan adalah masyarakat sipil yang membawa misi kemanusiaan, bukan pihak yang melakukan pelanggaran hukum.

Dalam pandangan pemerintah Indonesia, kegiatan GSF 2.0 bukanlah aktivitas yang melawan aturan. Misi tersebut dipahami sebagai upaya sipil untuk membantu kebutuhan kemanusiaan di Gaza, sehingga penahanan terhadap para peserta dinilai bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar hukum internasional.

Di tengah perhatian atas insiden itu, Indonesia juga memastikan sembilan warga negara Indonesia yang ikut dalam pelayaran GSF 2.0 telah dipulangkan. Sebelumnya, mereka sempat ditahan oleh otoritas Israel sebelum akhirnya dapat kembali ke tanah air.

Sugiono menyampaikan bahwa proses pemulangan para WNI tersebut tidak lepas dari bantuan banyak pihak. Dukungan Pemerintah Turki disebut menjadi salah satu faktor penting yang membuat evakuasi dan perjalanan pulang mereka berjalan lancar.

Sembilan WNI itu tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu sore setelah melalui rangkaian proses pemulangan dari Israel. Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI melakukan evakuasi sebagai bentuk perlindungan terhadap warga negara Indonesia.

Perjalanan mereka dimulai dari Istanbul. Dari sana, rombongan lebih dulu terbang menggunakan maskapai Emirates menuju Dubai pada Sabtu 23 Mei pukul 19.35 waktu setempat, lalu melanjutkan penerbangan ke Jakarta pada Minggu 24 Mei pukul 04.10 dan tiba di Indonesia pukul 15.30 WIB.

Selain menyoroti penahanan relawan, Sugiono juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut. Pemerintah Indonesia memandang aksi itu sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Palestina di Gaza dan terus memantau dampak penahanan relawan GSF agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru