Pengambilan PIN menjadi tahap pertama yang menentukan dalam SPMB SMA dan SMK Jawa Timur 2026. Tanpa PIN, calon peserta didik belum bisa masuk ke proses pendaftaran jalur yang tersedia.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan bahwa PIN adalah pintu awal yang wajib dilalui. Tahap ini dibuka mulai Kamis (28/5) hingga Selasa (9/6), sehingga calon murid perlu segera menyiapkan seluruh persyaratan sejak awal.
Verifikasi tetap harus dilakukan setelah pengisian data daring
Pengambilan PIN dilakukan melalui laman spmb.jatimprov.go.id. Setelah mengisi data secara daring, peserta tetap harus melanjutkan verifikasi dan validasi di sekolah yang direkomendasikan sistem.
Untuk dapat masuk ke sistem, peserta menggunakan NISN, NPSN sekolah asal, tanggal lahir, serta tanggal penerbitan KK, SKD, atau SKPD. Peserta juga wajib menetapkan titik lokasi domisili sesuai dokumen kependudukan yang sah.
Bagi lulusan SMP atau MTs Jatim tahun 2026 yang nilai rapornya belum diinput sekolah asal, pengisian nilai rapor dilakukan secara mandiri di sistem. Setelah data daring selesai, peserta harus datang ke SMA atau SMK terdekat sesuai rekomendasi sistem untuk verifikasi data dan domisili.
Dokumen asli wajib dibawa saat validasi
Aries meminta peserta membawa seluruh dokumen persyaratan asli saat proses verifikasi. Sesudah validasi selesai, peserta menandatangani berita acara dan baru bisa mengunduh PIN satu hari kemudian.
Dinas Pendidikan Jawa Timur juga memastikan layanan pengambilan PIN di sekolah tetap dibuka setiap hari selama masa SPMB berlangsung. Ketentuan ini tetap berlaku meski bertepatan dengan cuti bersama atau libur sekolah.
Kebijakan tersebut dibuat agar peserta tidak terkendala waktu saat menyelesaikan tahapan awal pendaftaran. Karena itu, calon murid dan orang tua diminta menyiapkan dokumen lebih awal dan mencermati jadwal dengan teliti.
Urutan jalur pendaftaran tahun ini berubah
Setelah tahap PIN, SPMB Jatim 2026 akan masuk ke pendaftaran jalur berikutnya dengan urutan yang berbeda dari tahun sebelumnya. Jalur Domisili SMA dan SMK menjadi tahap pertama yang dibuka pada 11-12 Juni 2026.
Jalur Afirmasi yang sebelumnya berada di awal kini bergeser ke tahap kedua dan dijadwalkan pada 17-18 Juni 2026. Dinas Pendidikan Jatim juga meluruskan pemahaman bahwa jalur domisili SMA tidak hanya ditentukan oleh jarak rumah.
Menurut Aries, pada jalur domisili SMA, nilai akademik tetap didahulukan sebelum domisili. Penjelasan ini penting agar peserta tidak keliru memahami mekanisme seleksi yang berlaku.
Rangkaian jadwal sudah berjalan bertahap
Proses SPMB Jatim 2026 sudah dimulai sejak pengisian nilai rapor. Entry nilai rapor oleh kepala SMP atau MTs berlangsung pada 11-19 Mei 2026, lalu verifikasi nilai rapor oleh calon murid pada 18-21 Mei 2026, dan pembetulan nilai rapor pada 21-26 Mei 2026.
Sesudah pengambilan PIN pada 28 Mei-9 Juni 2026, peserta akan masuk ke pendaftaran Jalur Domisili pada 11-12 Juni 2026. Tahap berikutnya adalah pendaftaran Jalur Afirmasi pada 17-18 Juni 2026.
Seluruh tahapan itu menuntut ketepatan data sejak awal. Dinas Pendidikan Jatim mengingatkan masyarakat agar mengikuti setiap langkah dengan cermat supaya tidak terjadi kesalahan lokasi verifikasi maupun kekeliruan input data kependudukan.
Source: mediaindonesia.com






