Di kelas HP gaming menengah, nubia Neo 5 GT dan Infinix GT 50 Pro sama-sama datang dengan bekal yang serius untuk main berat. Namun, arah pendekatan keduanya berbeda jauh karena nubia menonjol lewat kipas pendingin internal dan pengisian 80W, sedangkan Infinix lebih lengkap di performa, kamera, dan fitur daya.
Perbedaan itu langsung terasa saat melihat cara masing-masing ponsel disiapkan untuk bermain lama. Infinix GT 50 Pro membawa baterai 6500 mAh, sementara nubia Neo 5 GT memakai baterai 6210 mAh, tetapi nubia mengimbangi dengan pengisian yang jauh lebih cepat.
Kecepatan isi ulang jadi senjata nubia
nubia Neo 5 GT mendukung pengisian 80W via USB Type C dan juga bypass charging. Kombinasi ini membuatnya lebih praktis bagi pengguna yang ingin segera kembali bermain setelah baterai turun.
Infinix GT 50 Pro memang hanya membawa pengisian 45W via USB Type C, tetapi opsi dayanya jauh lebih lengkap. Ponsel ini mendukung pengisian nirkabel 30W, reverse wired charging 10W, reverse wireless charging 5W, serta bypass charging.
Pendinginan berbeda, tujuan pun berbeda
Saat dipakai main berat, nubia Neo 5 GT mengandalkan kipas pendingin di dalam bodi. Fitur ini menjadi pembeda paling mencolok karena tidak dimiliki Infinix GT 50 Pro.
Infinix GT 50 Pro sendiri memakai sistem pendinginan berbasis cairan dengan animasi yang terlihat di area transparan belakang. Pendekatannya lebih menonjolkan kesan visual, sementara nubia lebih fokus pada solusi pendinginan aktif di dalam perangkat.
Performa dan ruang simpan
Di sisi mesin, Infinix GT 50 Pro berada di atas karena memakai MediaTek Dimensity 8400 Ultimate. nubia Neo 5 GT memakai Dimensity 7400, sehingga ruang performanya lebih kecil di atas kertas.
Keduanya tersedia dalam dua varian RAM dan memori internal, tetapi kapasitas penyimpanan maksimum berbeda. Infinix menawarkan hingga 512GB, sedangkan nubia berhenti di 256GB, yang membuat Infinix lebih longgar untuk game besar dan kebutuhan jangka panjang.
Kamera ikut menentukan pilihan
Bagian kamera juga memperlebar jarak di antara keduanya. Infinix GT 50 Pro membawa kamera utama 50MP dengan OIS, kamera ultrawide 8MP dengan auto focus, dan kamera depan 13MP.
nubia Neo 5 GT hanya mengandalkan kamera utama 50MP, kamera depth 2MP, dan kamera depan 16MP. Kamera utamanya tidak dibekali OIS, sehingga hasil video disebut kurang stabil dibandingkan milik Infinix.
Layar serupa, desain tetap punya karakter sendiri
Keduanya sama-sama memakai layar AMOLED 144Hz, speaker stereo, pemindai sidik jari di dalam layar, dan sertifikasi IP64. Kesamaan itu membuat keduanya sama-sama terasa siap dipakai sebagai HP gaming menengah.
Infinix GT 50 Pro membawa layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1208 x 2644 piksel, refresh rate 144Hz, dan kecerahan puncak 4500 nit. Di bagian belakang, modul kapsulnya memuat dua kamera vertikal dan ada area transparan di sisi bawah yang memperkuat kesan gaming.
nubia Neo 5 GT hadir dengan layar AMOLED 6,8 inci, resolusi 1224 x 2720 piksel, refresh rate 144Hz, dan kecerahan puncak 4500 nit. Dua kameranya dibuat rata dengan bodi, sehingga tampil lebih sederhana dan lebih kalem.
Keduanya juga sama-sama membawa shoulder trigger dan lampu LED yang bisa menyala. Dari sisi desain, Infinix tampil lebih berani, sedangkan nubia memilih bodi yang lebih rata.
Harga berada di titik yang saling bersinggungan
Infinix GT 50 Pro dijual Rp6,9 juta untuk varian 12/256GB dan Rp7,9 juta untuk varian 12/512GB. nubia Neo 5 GT dibanderol Rp6,4 juta untuk varian 8/256GB dan Rp6,9 juta untuk varian 12/256GB.
Menariknya, varian 12/256GB dari keduanya sama-sama berada di Rp6,9 juta. Di level harga itu, Infinix GT 50 Pro tampil lebih kuat di performa, kamera, dan fitur baterai, sedangkan nubia Neo 5 GT unggul pada pengisian cepat dan kipas pendingin internal yang menjadi ciri paling uniknya.
Source: www.idntimes.com






