Penguatan Kader Dan Kebijakan Pro-Rakyat Di Jatim Jadi Mesin Baru PDI Perjuangan Menuju 2029

Author: Redaksi Android62

Jawa Timur dipandang sebagai titik penting bagi PDI Perjuangan dalam menyiapkan langkah politik menuju Pemilu 2029. Wilayah ini dinilai punya kombinasi kekuatan industri, struktur organisasi, dan posisi politik yang dapat memberi dorongan besar bagi kenaikan elektabilitas partai.

Penilaian itu mengemuka di tengah penutupan Bimbingan Teknis Fraksi PDI Perjuangan se-Indonesia Gelombang II di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali. Forum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas legislator sekaligus menyatukan arah gerak kader di berbagai daerah.

Konsolidasi kader dan pembekalan legislator

Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, menegaskan bahwa bimtek dirancang untuk memperdalam pemahaman kader mengenai fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota. Selain itu, forum ini juga dipakai untuk saling berbagi pengalaman antarfraksi dalam merespons persoalan daerah.

Menurut Deddy, pembahasan yang muncul cukup beragam, mulai dari isu kekinian di daerah, perubahan iklim daerah, hingga tekanan fiskal. Ia menilai kader partai perlu dibekali agar lebih aktif turun ke bawah dan memenangkan pemilu melalui kerja nyata.

Jawa Timur dinilai punya modal besar

Di mata DPP PDI Perjuangan, Jawa Timur memiliki posisi yang tidak kecil dalam peta politik nasional. Deddy menyebut provinsi ini sebagai wilayah besar industri yang ditopang oleh kepala daerah, legislatif, dan struktur partai yang sama-sama kuat.

Kombinasi itu dianggap memberi ruang bagi partai untuk mempercepat peningkatan elektabilitas. Karena itu, Jawa Timur ditempatkan bukan sekadar sebagai wilayah dukungan, melainkan sebagai penggerak yang dapat menyatukan kerja politik, kekuatan organisasi, dan hasil kebijakan di tingkat daerah.

Pesan kebijakan yang berpihak ke rakyat

Dari sisi fraksi, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menilai bimtek membawa banyak manfaat bagi kader legislatif di daerahnya. Ia juga melihat forum ini memperkuat koordinasi dengan DPP partai dan fraksi-fraksi PDI Perjuangan dari daerah lain.

Deni menyoroti pesan utama yang menguat dalam pembekalan, yakni pentingnya kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Legislator PDI Perjuangan didorong untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, menjaga ketahanan pangan, dan memastikan pembangunan benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Sinergi daerah jadi kunci

Deni menambahkan, Jawa Timur punya potensi besar untuk menjalankan program pro-rakyat jika kepala daerah, fraksi, dan struktur partai bergerak dalam satu arah. Menurut dia, sinergi itu dapat melahirkan regulasi yang lebih dekat dengan kebutuhan warga.

Sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni menilai keberhasilan menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat akan memperkuat kepercayaan publik. Dari situ, peluang partai untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya juga terbuka lebih lebar.

Arah kerja yang dibangun PDI Perjuangan terlihat jelas pada penguatan kader, perbaikan kerja legislasi, dan dorongan agar kebijakan daerah hadir lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Dalam kerangka itu, Jawa Timur menjadi simpul penting yang diyakini bisa memberi efek berantai bagi elektabilitas partai secara nasional menuju Pemilu 2029.

Source: pdiperjuangan-jatim.com
Berita Terbaru