Penurunan 3 Kg Dalam 5 Hari Lewat Diet Telur Rebus, Batas Aman Tak Boleh Dilewati

Author: Redaksi Android62

Diet telur rebus disebut bisa membantu menurunkan berat badan hingga 3 kg dalam 5 hari, tetapi pola ini hanya digambarkan aman jika dipakai sebagai strategi singkat. Panduan yang beredar juga menekankan bahwa diet ini tidak boleh dijalani terlalu lama karena pembatasannya cukup ketat.

Daya tarik utamanya ada pada menu yang sederhana dan mudah diikuti. Telur rebus menjadi pusat pola makan ini karena murah, mudah ditemukan, dan tinggi protein, sehingga dianggap dapat membantu rasa kenyang sekaligus menjaga massa otot saat asupan kalori ditekan.

Aturan dasarnya cukup ketat

Dalam praktiknya, diet telur rebus umumnya disusun dengan pola makan tiga kali sehari tanpa camilan maupun hidangan penutup. Di dalamnya, telur harus tetap muncul setiap hari, dengan anjuran minimal dua butir dan idealnya tiga butir.

Ahli gizi terdaftar di New York, Keri Gans, menjelaskan bahwa pola ini masih memberi ruang untuk protein rendah lemak, sayuran nontepung, buah tertentu, dan lemak dalam jumlah kecil. Artinya, meski telur menjadi fokus utama, menu tetap tidak hanya berisi telur semata.

Makanan yang masih dapat masuk menu

Kelompok protein yang masih disebut cocok dalam panduan ini mencakup ayam tanpa kulit, bebek, ikan, serta potongan daging seperti tenderloin dan sirloin. Pilihan ini membantu menu tetap bervariasi selama pembatasan kalori berlangsung.

Untuk sayuran, sumber referensi menyebut kubis, mentimun Jepang, bayam, paprika, wortel, brokoli, lobak, labu, dan terong sebagai pilihan yang masih diperbolehkan. Dari kelompok buah, menu bisa memuat semangka, beri, jeruk bali, lemon, kiwi, alpukat, stroberi, apel, dan pir.

Lemak juga belum sepenuhnya dihilangkan, tetapi jumlahnya kecil. Minyak kelapa, mentega, mayones, dan minyak zaitun masih tercantum, bersama minuman tanpa gula seperti air, teh hijau, kopi, dan teh herbal.

Banyak makanan justru dikeluarkan

Di sisi lain, pola ini memang memangkas cukup banyak bahan makanan yang biasa hadir dalam konsumsi harian. Produk berbasis tepung seperti roti, pasta, quinoa, dan sereal tidak masuk daftar menu.

Makanan olahan seperti keripik, kue, dan sosis juga dibatasi. Begitu pula sayuran seperti kentang, jagung, buncis, dan kacang polong, serta buah seperti pisang, nanas, dan mangga yang ikut dikeluarkan dari pola makan ini.

Minuman manis pun tidak dianjurkan. Soda, jus, dan teh manis termasuk yang harus dihindari karena bisa mengganggu pola rendah kalori yang menjadi dasar diet telur rebus.

Contoh menu harian yang beredar

Dalam contoh yang beredar, sarapan sering dimulai dengan dua telur rebus dan satu buah. Susunan ini dibuat sederhana agar mudah diikuti sejak pagi.

Pada hari pertama, menu pagi diisi dua telur rebus dan jeruk, lalu makan siang berupa salad sayur dengan telur rebus dan tuna, sedangkan makan malam berisi ayam panggang dan brokoli kukus. Pola serupa berlanjut pada hari-hari berikutnya dengan pergantian bahan agar menu tidak terasa terlalu monoton.

Ada contoh telur orak-arik dengan bayam, ikan panggang dengan sup sayuran, salad alpukat dengan dada ayam panggang, hingga salmon panggang dengan arugula dan tomat ceri. Pada hari kelima, menu yang disebutkan lebih beragam, mulai dari telur orak-arik dengan ham dan keju saat sarapan, labu dengan telur rebus dan fillet salmon panggang ketika makan siang, sampai telur dadar berisi bayam dan keju bersama salad mentimun, wortel, dan bit untuk makan malam.

Risiko jika dilakukan terlalu lama

Lisa Young, PhD, RDN, menekankan bahwa diet telur rebus memang bisa memicu penurunan berat air pada awal penerapan. Namun, ia mengingatkan bahwa pola seperti ini tidak cocok dijalankan terus-menerus karena dapat memunculkan rasa frustrasi dan kecenderungan makan berlebihan setelahnya.

Karena sifatnya yang sangat membatasi, panduan yang beredar juga menyebut diet ini tidak boleh berlangsung lebih dari dua minggu. Konsultasi dengan ahli gizi tetap penting sebelum memulai, agar kebutuhan nutrisi harian tetap diperhatikan meski fokus utamanya ada pada penurunan berat badan yang cepat.

Source: www.beautynesia.id
Berita Terbaru