Pabrik Nissan Di Sunderland Dibuka Untuk Chery, Strategi Produksi Lokal Yang Menguatkan Langkah Di Eropa

Author: Redaksi Android62

Pabrik Nissan di Sunderland, Inggris, akan menjadi titik baru bagi Chery saat merek asal Tiongkok itu mulai memperluas jejak manufakturnya di Eropa. Melalui kesepakatan yang sudah diteken lewat nota kesepahaman, Chery mendapat akses ke “Line 1” dan operasi di lini tersebut dijadwalkan dimulai pada tahun fiskal 2027.

Langkah ini menandai perubahan arah yang cukup penting bagi Chery. Perusahaan tidak hanya ingin mengandalkan mobil impor, tetapi juga membangun basis produksi lokal agar posisinya di Inggris dan pasar Eropa menjadi lebih kuat.

Di sisi lain, fasilitas Sunderland juga sedang mengalami penyesuaian internal. Nissan memindahkan perakitan Leaf, Qashqai, dan Juke ke “Line 2” sebagai bagian dari restrukturisasi global yang sedang berjalan.

CEO Nissan Ivan Espinosa menyebut kemitraan ini sebagai komponen kunci dari reformal struktural perusahaan. Pernyataan itu menunjukkan bahwa penggunaan lini produksi untuk Chery memang terhubung erat dengan upaya Nissan menata ulang operasinya dan menekan biaya produksi.

Bagi Chery, akses ke Sunderland memberi keuntungan strategis yang sulit diabaikan. Pabrik itu dapat menjadi landasan penting untuk memperkuat penetrasi di Inggris, sekaligus membuka jalan yang lebih lebar ke pasar Eropa.

Dorongan Chery ke arah produksi lokal juga terlihat dari strategi merek yang sudah disiapkan lebih dulu. Perusahaan asal Tiongkok itu telah meluncurkan tiga submerek, yaitu JAECOO, Omoda, dan LEPAS, sebagai bagian dari ekspansi yang lebih luas.

Meski begitu, Chery belum mengumumkan model apa yang akan dirakit di Sunderland. Arah besarnya tetap jelas, yaitu memanfaatkan basis produksi di Inggris untuk masuk lebih dalam ke pasar yang lebih besar dan lebih kompetitif.

Salah satu sinyal terkuat datang dari performa JAECOO di Inggris. Model JAECOO 7, atau J7, menjadi model terlaris pada bulan Maret dengan penjualan 10.064 unit.

Angka itu menempatkan JAECOO 7 di atas beberapa nama besar lain di pasar yang sama. Ford Puma mencatat 9.193 unit, Nissan Qashqai 8.718 unit, dan KIA Sportage 7.310 unit pada periode yang sama.

Kinerja JAECOO 7 juga tercermin dalam daftar penjualan di Inggris sepanjang 2026. SUV medium itu berada di peringkat kedua dengan total 15.569 unit, hanya sedikit di bawah Ford Puma yang memimpin dengan 16.128 unit.

Dengan bekal penjualan seperti itu, Chery punya alasan kuat untuk memperluas langkahnya di Inggris. Akses ke lini produksi Nissan dapat menjadi batu loncatan penting saat pabrikan Tiongkok makin agresif masuk ke Eropa lewat produksi lokal, bukan hanya penjualan mobil impor.

Source: www.bincangbincangmobil.com
Berita Terbaru