Pasokan listrik di Jawa Timur kini diperkirakan aman setelah perbaikan sejumlah fasilitas pembangkit di berbagai daerah selesai dilakukan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai kondisi kelistrikan telah berangsur pulih setelah sempat terjadi pemadaman bergilir di banyak wilayah.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim, Aftabuddin Rijaluzzaman, menyebut pemadaman itu merupakan kebijakan pusat untuk manajemen beban. Kebijakan tersebut dibagi merata secara nasional dan Jawa Timur turut mendapat bagian di seluruh 38 kabupaten/kota.
Menurut Aftabuddin, langkah manajemen beban itu diperlukan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa periode pemadaman bergilir sempat dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juni 2026 sebelum kondisi sistem mulai membaik secara signifikan.
Situasi Kelistrikan Mulai Kondusif
Aftabuddin menilai kondisi saat ini jauh lebih kondusif dibandingkan sebelumnya. Keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik juga terus berkurang seiring stabilitas jaringan dan pasokan daya yang membaik.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf PLN kepada masyarakat Jawa Timur atas pemadaman yang sempat terjadi. Menurut dia, langkah pengaturan beban harus ditempuh demi menjaga keseimbangan sistem kelistrikan nasional.
Jatim Tetap Jadi Wilayah Surplus Daya
Selama ini, Jawa Timur dikenal sebagai salah satu provinsi dengan pasokan listrik surplus. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung masuknya investasi industri ke wilayah ini karena kebutuhan listrik pabrik dapat langsung dipenuhi.
“Jawa Timur selalu surplus daya. Ketika ada pabrik-pabrik baru masuk, kita bisa langsung menyuplai kebutuhan listrik mereka tanpa kendala,” ujar Aftabuddin.
Pemprov Jatim optimistis kondisi kelistrikan akan semakin kuat dalam waktu dekat. Optimisme itu ditopang oleh selesainya pemeliharaan dan perbaikan sejumlah fasilitas pembangkit di berbagai daerah.
Aftabuddin menegaskan bahwa rampungnya perbaikan membuat pasokan listrik Jawa Timur diperkirakan aman. “Karena perbaikan sudah selesai, saya prediksikan pasokan listrik Jawa Timur aman. Insya Allah aman,” katanya.
